TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Cetak Sejarah, Qatar Tahan Imbang Swiss Lewat Gol Dramatis di Injury Time

Reporter: Farhan
Editor: AY
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:19 WIB
Laga Qatar vs Swiss juga berakhir seri 1-1. Foto ::Ist
Laga Qatar vs Swiss juga berakhir seri 1-1. Foto ::Ist

AS - Timnas Qatar mencatatkan sejarah baru di Piala Dunia 2026. Untuk pertama kalinya, mereka berhasil meraih poin di putaran final setelah menahan Swiss dengan skor 1-1 pada laga Grup B di Levi’s Stadium, Santa Clara, Amerika Serikat, Minggu (14/6/2026) dini hari WIB.


Qatar mengamankan hasil bersejarah itu secara dramatis melalui gol Boualem Khoukhi pada masa injury time. Gol tersebut sekaligus menggagalkan kemenangan Swiss yang sudah berada di depan mata.


Sejak menit awal, Swiss tampil lebih dominan dan menguasai jalannya pertandingan. Tim berjuluk Nati membuka keunggulan pada menit ke-17 lewat eksekusi penalti Breel Embolo setelah Mahmud Abunada melakukan pelanggaran terhadap Remo Freuler di dalam kotak terlarang.


Meski lebih banyak ditekan, Qatar tetap mampu memberikan ancaman melalui serangan balik cepat. Bahkan saat pertandingan baru berjalan dua menit, Edmilson Junior hampir membawa Qatar unggul setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang Swiss. Namun, kiper Gregor Kobel tampil sigap menggagalkan peluang tersebut.


Swiss terus mencoba memperbesar keunggulan melalui sejumlah peluang dari Dan Ndoye dan Granit Xhaka. Namun disiplin pertahanan Qatar membuat mereka kesulitan menembus lini belakang lawan.


Kesempatan emas Swiss untuk mengunci kemenangan hadir pada menit ke-75. Ruben Vargas mendapat ruang di depan gawang, tetapi memilih melepaskan tembakan dari sudut sempit alih-alih memberikan umpan kepada rekan setim yang berdiri bebas.


Keputusan itu akhirnya menjadi penyesalan. Saat laga tampak akan berakhir untuk kemenangan Swiss, Qatar justru memberikan kejutan di masa tambahan waktu. Boualem Khoukhi sukses menyambut umpan silang dengan sundulan tajam yang mengubah skor menjadi 1-1.


Pelatih Qatar, Julen Lopetegui, mengaku bangga atas perjuangan para pemainnya dan menyebut hasil ini sebagai momen bersejarah bagi sepak bola negaranya.
“Saya sangat bangga dengan tim ini. Saya sudah mengatakan kepada para pemain bahwa meski kami tidak mencetak gol atau gagal meraih hasil imbang, saya tetap bangga dengan mentalitas dan disiplin yang mereka tunjukkan. Namun akhirnya kami mencetak gol dan menciptakan sejarah,” ujar Lopetegui, dikutip AFP.


Hasil ini membuat persaingan di Grup B semakin terbuka. Seluruh tim kini sama-sama mengoleksi satu poin setelah sebelumnya Kanada dan Bosnia-Herzegovina juga bermain imbang 1-1.


Versi ini dibuat lebih rapi, ritmenya lebih enak dibaca, dan nuansa dramatis di bagian akhir lebih terasa seperti artikel olahraga profesional.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit