Kelas Menengah Perlu Perhatian Serius
JAKARTA - Kelas menengah yang selama ini menjadi penopang utama ekonomi nasional kini menghadapi tekanan yang makin berat. Karena itu, pemerintah diminta memberi perhatian lebih agar daya tahan kelompok ini tetap terjaga.
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai kebijakan ekonomi tidak cukup hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga harus menjaga kemampuan belanja masyarakat. Saat ini banyak keluarga kelas menengah menghadapi kenaikan biaya hidup, cicilan, pendidikan, dan kebutuhan masa depan.
Kondisi semakin berat karena kenaikan harga BBM nonsubsidi dan suku bunga, sementara kelompok ini umumnya tidak menerima bantuan sosial. Jika tekanan terus berlanjut, sebagian kelas menengah berisiko turun kelas secara ekonomi.
Karena itu, pemerintah didorong memperkuat perlindungan sosial, menjaga daya beli, memperbaiki subsidi agar lebih tepat sasaran, serta menghadirkan kebijakan yang mendorong pertumbuhan tanpa menambah beban masyarakat produktif.
Menjaga kelas menengah berarti menjaga konsumsi rumah tangga, dunia usaha, dan mesin pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap bergerak.
Piala Dunia 2026 | 1 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 1 hari yang lalu
Ekonomi Bisnis | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu


