TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Festival Al-A’zhom dan MTQ Pelajar Kota Tangerang Resmi Dibuka

Ajang Silaturahmi dan Dongkrak Ekonomi Lokal

Reporter & Editor : Redaksi
Rabu, 17 Juni 2026 | 09:00 WIB
Wali Kota  Tangerang,  Sachrudin,  melakukan pukul  bedug untuk  dibukanya kegiatan  pembukaan  Festival Al-A’zhom  ke 13 di Masjid  Raya Al A’zhom Jl.  Satria Sudirman,  Kecamatan  Tangerang, Kota  Tangerang, Senin (15/6).
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, melakukan pukul bedug untuk dibukanya kegiatan pembukaan Festival Al-A’zhom ke 13 di Masjid Raya Al A’zhom Jl. Satria Sudirman, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Senin (15/6).

TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang resmi membuka Festival Al-A’zhom ke-13 yang digelar bersamaan dengan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Pelajar tingkat Kota Tangerang serta zikir dan doa bersama menyambut 1 Muharram 1448 Hijriah. Kegiatan berlangsung di Masjid Raya Al-A’zhom, Senin, (15/6) sore.

 

Pembukaan festival dilakukan oleh Wali Kota Tangerang Sachrudin didampingi Wakil Wali Kota Maryono. Acara tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), ulama, tokoh masyarakat, dan ribuan warga. Sachrudin mengatakan Festival Al-A’zhom tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga sarana syiar Islam, mempererat silaturahmi, dan membumikan nilai-nilai Alqur’an di tengah masyarakat. Menurut dia, momentum pergantian tahun Hijriah diharapkan dapat meningkatkan keimanan sekaligus menumbuhkan semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.

 

“Festival Al-A’zhom menjadi ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk berlomba dalam kebaikan melalui MTQ Pelajar dan berbagai perlombaan islami lainnya,” kata Sachrudin. Selain aspek keagamaan dan pendidikan, Pemerintah Kota Tangerang menilai festival tersebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sachrudin menegaskan pemerintah akan terus mendukung pelaku usaha lokal agar berkembang dan berkontribusi terhadap perekonomian daerah.

 

“Kegiatan keagamaan juga mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan. Kehadiran bazar UMKM menjadi bukti bahwa syiar Islam dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujarnya. Ia juga mengimbau peserta MTQ Pelajar untuk berkompetisi secara sportif serta mengajak masyarakat menjaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban selama festival berlangsung.

 

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Kaonang mengatakan Festival Al-A’zhom diharapkan berkembang menjadi agenda tahunan berskala lebih luas yang mampu menarik pengunjung dari berbagai daerah.

 

Menurut dia, festival tersebut berpotensi menjadi daya tarik wisata religi yang memberikan dampak ekonomi bagi sektor perhotelan, kuliner, hingga pelaku UMKM lokal. “Pengunjung yang datang akan memanfaatkan berbagai layanan dan produk lokal. Ini dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Kaonang.

 

Festival Al-A’zhom ke-13 berlangsung selama 13 hari, mulai 15 hingga 27 Juni 2026. Berbagai kegiatan disiapkan, antara lain perlombaan islami, bazar UMKM, tablig akbar, pertunjukan seni budaya Islam, serta hiburan religi yang dipusatkan di kawasan Masjid Raya Al-A’zhom.

 

Dalam rangkaian festival tersebut, Pemerintah Kota Tangerang untuk pertama kalinya menggelar MTQ Pelajar. Kompetisi yang berlangsung pada 17–18 Juni 2026 itu diikuti 258 peserta dari 114 sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA sederajat se-Kota Tangerang.

 

Sachrudin mengatakan MTQ Pelajar diharapkan menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak yang baik. “Melalui kegiatan ini, kita ingin melahirkan generasi Islami yang berakhlak mulia dan memiliki semangat rahmatan lil alamin,” ujarnya.

 

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Tangerang, Ustaz Zuhri, menjelaskan peserta MTQ Pelajar berasal dari sekolah-sekolah yang didaftarkan melalui LPTQ kecamatan setelah melalui proses seleksi. Sebanyak 258 peserta akan berkompetisi dalam enam cabang lomba, yaitu Tilawah Alqur’an, Tartil Alqur’an, Hafalan Alqur’an 1 juz, Hafalan Alqur’an 5 juz, Fahmil Qur’an, dan Syarhil Qur’an. Penilaian dilakukan oleh Dewan Hakim MTQ Kota Tangerang yang telah berpengalaman di bidangnya.

 

Menurut Zuhri, MTQ Pelajar tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah penjaringan bibit unggul yang akan dipersiapkan untuk mengikuti MTQ tingkat kota, provinsi, hingga nasional. “Melalui kegiatan ini, kami ingin melihat kemampuan anak-anak dalam membaca, menghafal, memahami, dan menyampaikan kandungan Alqur’an sebagai bahan evaluasi dan pembinaan ke depan,” katanya. Pelaksanaan MTQ Pelajar dipusatkan di beberapa lokasi, yakni panggung utama Festival Al-A’zhom untuk cabang Fahmil Qur’an dan Syarhil Qur’an, Gedung Majelis Ulama Indonesia Kota Tangerang, serta Gedung Grha Santri.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit