TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Menkeu Purbaya Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dengan Tiongkok

Reporter & Editor : AY
Kamis, 18 Juni 2026 | 13:21 WIB
Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Keuangan Republik Rakyat Tiongkok, Lan Fo’an. Foto : Dok. Kemenkeu
Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Keuangan Republik Rakyat Tiongkok, Lan Fo’an. Foto : Dok. Kemenkeu

BEIJING – Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya menjaga keberlanjutan pembangunan nasional melalui strategi pembiayaan yang terukur, disiplin, dan berorientasi jangka panjang di tengah dinamika ekonomi global.


Sebagai bagian dari langkah tersebut, Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa melakukan kunjungan kerja ke Beijing dan menggelar pertemuan bilateral dengan Menteri Keuangan Republik Rakyat Tiongkok, Lan Fo’an, di Kantor Kementerian Keuangan Tiongkok, Rabu (17/6).


Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat akses pembiayaan pembangunan, memperluas basis investor, serta memperdalam kemitraan ekonomi dengan negara mitra strategis.


“Indonesia tidak menunggu. Kami bergerak lebih awal dengan membangun fondasi pembiayaan yang kuat dan berkelanjutan agar pembangunan tetap berjalan di tengah berbagai tantangan global,” ujar Purbaya.


Menkeu menegaskan, kunjungan ke Beijing bukan langkah reaktif, melainkan bagian dari strategi pembiayaan jangka panjang yang telah disiapkan pemerintah untuk memperluas sumber pendanaan yang kompetitif sekaligus menjaga kepercayaan investor internasional.


Menurutnya, fundamental ekonomi Indonesia tetap solid. Hal itu tercermin dari rasio utang pemerintah yang terkendali, defisit anggaran yang tetap dalam batas aman, serta pertumbuhan ekonomi yang terus terjaga.


“Kami datang bukan karena terdesak, tetapi karena Indonesia memiliki posisi yang kuat untuk membangun kerja sama yang saling menguntungkan,” katanya.
Purbaya juga menilai kepercayaan investor terhadap Indonesia masih terjaga, ditopang stabilitas makroekonomi serta konsistensi kebijakan pemerintah.


Dalam pertemuan tersebut, kedua negara membahas penguatan kerja sama ekonomi dan keuangan, termasuk kolaborasi di forum internasional seperti G20 Finance Track, APEC Finance Ministers’ Process, dan ASEAN+3.


Salah satu agenda utama kunjungan ini adalah persiapan penerbitan sovereign Panda Bond, yang dipandang sebagai langkah strategis untuk mendiversifikasi sumber pembiayaan, memperluas basis investor, dan memperkuat hubungan ekonomi Indonesia–Tiongkok.


Instrumen tersebut juga diharapkan mendukung penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral (Local Currency Transaction/LCT) serta memperdalam kerja sama sektor keuangan kedua negara.


Selain bertemu Menteri Keuangan Tiongkok, Menkeu dijadwalkan melakukan pertemuan dengan pelaku usaha dan investor, serta sejumlah lembaga keuangan seperti People’s Bank of China (PBOC), Shanghai Cooperation Organization (SCO) Development Bank, dan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB).


Pemerintah optimistis langkah ini akan memperkuat ketahanan ekonomi nasional sekaligus membuka peluang pembiayaan yang lebih luas untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit