Segera Kucurkan Bansos Tunai
SERPONG - Pengeluaran rakyat menjelang tahun ajaran baru 2026/2027 bakal melonjak. Dua pekan ke depan ini, orang tua siswa mesti menyiapkan dana untuk uang pangkal bagi putra-putrinya yang tidak diterima di sekolah negeri serta dana untuk membeli pakaian seragam dan buku pelajaran sekolah.
Beban keluarga bertambah berat akibat naiknya harga bahan kebutuhan pokok, terutama beras, minyak goreng dan gula. Orang tua yang pendapatannya pas-pasan tentu mesti putar otak atau mencari pinjaman ke sana kemari agar bisa menyekolahkan putra-putrinya.
Oleh karena itu, untuk siswa dari keluarga tidak mampu, yang tidak diterima di sekolah negeri, kita berharap, ada bantuan dana untuk membayar uang pangkal di sekolah swasta.
Kita juga berharap, kepala daerah yang saat kampanye Pilkada lalu berjanji akan membebaskan uang pangkal siswa dari keluarga tidak mampu, kini saatnya memenuhi janjinya.
Untuk itu, kita berharap anggaran belanja untuk hal-hal yang tidak terlalu mendesak, sebagian dialihkan untuk membantu anak-anak dari keluarga tidak mampu, agar bisa masuk sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA/SMK) swasta.
Supaya semua lulusan sekolah dasar bisa melanjutkan ke SMP dan lulusan SMP bisa melanjutkan ke SMA/SMK, kita berharap, pemerintah daerah dan DPRD sepakat mengalokasikan anggaran khusus untuk siswa dari keluarga tidak mampu, sehingga bisa sekolah 100 persen gratis di sekolah swasta.
Kita juga berharap, pemerintah segera menyalurkan bansos tunai untuk rakyat di lapisan bawah. Ini penting agar rakyat kecil bisa membeli pakaian seragam dan buku pelajaran sekolah.
Bansos tunai juga diperlukan rakyat di lapisan bawah untuk membeli beras dan sembako. Apalagi, sejak tiga pekan terakhir harga beras, minyak goreng dan gula merangkak naik.
Tanpa bansos tunai, rakyat kecil juga tak akan mampu membayar listrik atau membeli gas tiga kilogram. Artinya, tanpa bansos tunai, rakyat di lapisan bawah akan menderita.
Kita juga berharap, penyaluran bansos tunai dilakukan sesuai data calon penerima yang sudah diverifikasi sesuai data BPS dan data Kemensos.
Ke depan ini, tak boleh terjadi lagi, penyaluran bansos tunai yang salah sasaran. Kita juga berharap, tak ada lagi yang main-main atau mencuri dana bansos.
TangselCity | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu




