Warga Tangsel Serukan Narasi Optimisme Bangsa Lewat Aksi Budaya di Alun-alun Pamulang
PAMULANG - Aksi Budaya Rakyat Tangsel yang digelar di Alun-alun Pamulang, Selasa (23/6), menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyuarakan pentingnya menjaga optimisme di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa. Melalui seni dan budaya, warga diajak memperkuat semangat kebersamaan serta menumbuhkan harapan terhadap masa depan Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung pada pukul 15.00 hingga 17.00 WIB itu diisi berbagai pertunjukan budaya, seperti Tari Ngarojeng Betawi, Ondel-Ondel, hingga penampilan musik dari Absosial Band. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, acara tersebut juga membawa pesan tentang pentingnya energi positif dalam kehidupan bermasyarakat.
Koordinator kegiatan, Jefri, mengatakan optimisme perlu terus dipelihara sebagai modal menghadapi berbagai persoalan yang masih dihadapi Indonesia. Menurutnya, masyarakat tidak hanya perlu melihat berbagai tantangan, tetapi juga kemajuan dan peluang yang ada.
“Kita tentu menyadari masih banyak persoalan yang harus diselesaikan. Namun masyarakat juga perlu melihat berbagai peluang dan kemajuan yang ada. Optimisme penting agar kita tidak mudah terjebak pada rasa pesimis dan saling menyalahkan,” ujarnya.
Ia menegaskan, optimisme bukan berarti menutup ruang kritik maupun mengabaikan perbedaan pendapat. Sebaliknya, sikap tersebut dapat menjadi landasan bagi masyarakat untuk terlibat secara konstruktif dalam pembangunan.
Sementara itu, Koordinator Budaya, Adhay, menilai seni dan budaya memiliki peran penting dalam memperkuat rasa kebersamaan sekaligus menumbuhkan harapan di tengah masyarakat.
“Budaya selalu mengajarkan tentang kehidupan, kebersamaan, dan harapan. Karena itu kami ingin menjadikan kegiatan ini sebagai ruang yang menghadirkan energi positif bagi masyarakat,” katanya.
Pesan serupa juga disampaikan warga yang mengikuti kegiatan tersebut. Mereka menilai masyarakat membutuhkan lebih banyak ruang publik yang menghadirkan semangat persatuan dan harapan.
Salah seorang pengunjung, Rahmat, mengatakan masyarakat pada dasarnya menginginkan suasana yang positif dan kondusif untuk menjalani aktivitas sehari-hari.
“Saya melihat masyarakat sebenarnya ingin suasana yang tenang dan positif. Kita ingin Indonesia maju, ekonomi membaik, dan kehidupan masyarakat semakin sejahtera. Karena itu optimisme perlu terus dijaga,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Nurhayati, warga Pamulang yang datang bersama keluarganya. Menurut dia, harapan dan semangat kebersamaan perlu terus ditumbuhkan di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Kalau yang disebarkan terus-menerus adalah kemarahan dan pesimisme, masyarakat akan mudah terpecah. Kita perlu lebih banyak berbicara tentang harapan dan masa depan yang ingin kita bangun bersama,” katanya.
Melalui Aksi Budaya Rakyat Tangsel, masyarakat menunjukkan bahwa semangat gotong royong, persatuan, dan optimisme tetap menjadi nilai yang dijaga bersama. Nilai tersebut dinilai penting sebagai modal sosial untuk menghadapi berbagai tantangan sekaligus mendorong kemajuan bangsa.
Pos Banten | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pendidikan | 3 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 12 jam yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu



