TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Mbappe Kejar Takhta Messi, Persaingan Mesin Gol Piala Dunia 2026 Makin Membara

Reporter & Editor : AY
Rabu, 24 Juni 2026 | 06:23 WIB
Bomber Prancis Kylian Mbappe (kiri) dan bomber Argentina Lionel Messi(kanan). Foto : Ist
Bomber Prancis Kylian Mbappe (kiri) dan bomber Argentina Lionel Messi(kanan). Foto : Ist

AS — Persaingan para mesin gol di Piala Dunia 2026 semakin memanas. Kylian Mbappe kembali menunjukkan ketajamannya dan kini mulai memberi ancaman serius terhadap dominasi Lionel Messi dalam daftar pencetak gol sepanjang sejarah turnamen paling bergengsi tersebut.


Dua gol yang dicetak Mbappe saat membawa Prancis menang 3-0 atas Irak, kemarin pagi WIB, membuat koleksi golnya di ajang Piala Dunia bertambah menjadi 16 gol. Penyerang berusia 27 tahun itu kini hanya terpaut dua gol dari rekor Messi yang telah mengoleksi 18 gol sepanjang penampilannya di Piala Dunia.


Persaingan dua bintang dari generasi berbeda itu pun kembali menjadi sorotan utama.


Di edisi 2026, Messi masih menunjukkan magisnya bersama Argentina dengan torehan lima gol. Rinciannya, tiga gol dicetak saat menghadapi Aljazair dan dua gol lainnya lahir ketika menaklukkan Austria 2-0.


Sementara itu, Mbappe juga tampil konsisten dengan empat gol. Dua gol pertamanya tercipta saat Prancis menghadapi Senegal dan dua gol tambahan lahir dalam kemenangan atas Irak.


Meski jarak gol semakin tipis, perjalanan keduanya menuju catatan tersebut sangat berbeda.


Messi membangun warisannya melalui enam edisi Piala Dunia sejak debut pada 2006. Ia melewati berbagai fase, termasuk kegagalan menyakitkan di final 2014, sebelum akhirnya mencapai puncak dengan mengantar Argentina menjadi juara dunia pada 2022.


Di Qatar, Messi tampil luar biasa dengan tujuh gol, termasuk dua gol di partai final melawan Prancis. Gelar itu menyempurnakan statusnya sebagai salah satu pemain terbesar dalam sejarah sepak bola.
Sebaliknya, Mbappe menorehkan pencapaiannya dengan kecepatan luar biasa.


Tampil perdana di Piala Dunia 2018 saat masih berusia 19 tahun, ia langsung mengangkat trofi bersama Prancis dan mencetak gol di final kontra Kroasia.
Empat tahun kemudian, Mbappe kembali mencuri perhatian. Delapan gol di Piala Dunia 2022 mengantarkannya meraih Sepatu Emas, termasuk hattrick bersejarah di final melawan Argentina.


Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai anak asuhnya memiliki semua syarat untuk menorehkan rekor besar.
“Dia masih muda dan memiliki kualitas untuk membuat sejarah. Dia selalu ingin berkembang dan mencetak lebih banyak gol,” ujar Deschamps seperti dikutip Soccerway.


Mbappe sendiri menegaskan ambisinya belum berubah. “Bermain untuk Prancis adalah sesuatu yang istimewa. Kami selalu ingin memenangkan pertandingan dan membuat negara bangga,” ujar sang penyerang.


Dengan usia yang masih berada di puncak karier, peluang Mbappe untuk melampaui catatan Messi terbuka lebar.
Namun, warisan Messi tak hanya diukur dari jumlah gol. Trofi Piala Dunia dan perjalanan panjang yang ia tempuh membuat namanya sudah terpatri dalam sejarah.


Kini, Piala Dunia 2026 menghadirkan satu pertanyaan besar: apakah Messi akan tetap bertahan sebagai raja gol, atau justru Mbappe yang mengambil alih singgasana?
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit