TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Belum Bahas Pemilu 2029, Gerindra Pilih Fokus Menuntaskan Program Prioritas Pemerintah

Reporter: Farhan
Editor: AY
Minggu, 28 Juni 2026 | 10:41 WIB
Wakil Ketum Gerindra Prasetyo Hadi
Wakil Ketum Gerindra Prasetyo Hadi

JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Menteri Sekretaris Negara, , merespons kabar yang menyebut Presiden ke-7 RI  meminta Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk mengawal pemerintahan Presiden  dan Wakil Presiden  hingga dua periode.


Prasetyo menegaskan, Pemerintah saat ini belum memikirkan agenda politik menuju Pemilu 2029. Menurutnya, fokus utama Presiden bersama jajaran Kabinet Merah Putih adalah menuntaskan berbagai program kerja yang menjadi prioritas nasional.


“Belum ke arah sana. Yang terpenting saat ini adalah fokus bekerja dan menyelesaikan agenda-agenda prioritas pemerintah,” kata Prasetyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26/6/2026).


Ia menjelaskan, masih banyak pekerjaan yang harus dibenahi, mulai dari persoalan ketenagakerjaan, peningkatan kesejahteraan guru, penataan aparatur sipil negara (ASN), hingga percepatan agenda industrialisasi dan hilirisasi.


“Masalah tenaga kerja masih banyak yang perlu ditata, kesejahteraan guru juga menjadi perhatian, begitu pula pembenahan ASN serta penguatan industrialisasi dan hilirisasi. Fokus kami saat ini adalah menyelesaikan pekerjaan tersebut,” ujarnya.


Dalam kesempatan yang sama, Prasetyo turut menyampaikan apresiasi atas mulai aktifnya kembali Jokowi dalam sejumlah agenda politik bersama PSI. Menurut dia, aktivitas tersebut menunjukkan kondisi kesehatan mantan presiden itu sudah kembali pulih.
“Kami ikut senang karena beliau sudah sehat dan kembali beraktivitas,” ucapnya.


Prasetyo juga menilai langkah politik Jokowi tidak perlu dipersoalkan. Sebagai tokoh bangsa dan negarawan, menurutnya, Jokowi memiliki hak untuk tetap aktif dalam ruang publik dan politik.


Sebelumnya, Ketua DPP PSI  mengungkapkan bahwa Jokowi meminta kader PSI mengawal pemerintahan Prabowo–Gibran, bahkan hingga dua periode. Pesan tersebut disampaikan saat pertemuan di Solo, Jawa Tengah, Kamis (18/6/2026).


Menurut Bestari, dukungan itu bukan untuk menciptakan narasi “matahari kembar”, melainkan sebagai bentuk komitmen menjaga stabilitas pemerintahan dan memperkuat soliditas koalisi pendukung pemerintah.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit