TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Karyawan Koperasi Badak TNUK Pandeglang Tewas Diterkam Buaya

Berenang Lihat Rumpon Ikan Di Dermaga Pulau Peucang

Reporter: Nipal
Editor: Redaksi
Selasa, 30 Juni 2026 | 11:55 WIB
EVAKUASI. Jenazah korban yang meninggal dunia diterkam buaya di perairan laut kawasan TNUK tepatnya di Dermaga Pulau Peucang, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Senin (29/6), sedang dievakuasi ke daratan untuk dibawa ke rumah duka. (ISTIMEWA)
EVAKUASI. Jenazah korban yang meninggal dunia diterkam buaya di perairan laut kawasan TNUK tepatnya di Dermaga Pulau Peucang, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Senin (29/6), sedang dievakuasi ke daratan untuk dibawa ke rumah duka. (ISTIMEWA)

PANDEGLANG - Salah seorang karyawan Koperasi Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) Kabupaten Pandeglang, tewas diterkam buaya di perairan laut kawasan TNUK tepatnya di Dermaga Pulau Peucang, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Senin (29/6).

 

Kronologis kejadian, sekitar pukul sekitar pukul 09.00 WIB, korban bernama Yoga Nur Pratama (37) warga Kampung Tamanjaya RT/RW 002/001, Desa Tamanjaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, sedang berenang untuk melihat Rumpon Ikan di bawah kolong dermaga.

 

Sekitar 15 menit kemudian, beberapa rekan korban bernama Kacong dan Yazid, berangkat ke dermaga hendak memperbaiki dermaga tersebut. Namun, sesampainya di dermaga korban tidak berada di tempat.

 

Kemudian Yazid mencari ke bawah kolong dermaga, dan hanya ditemukan kacamata selam milik korban. Dari penemuan, Yazid menaruh curiga dan  langsung melakukan pencarian dengan rekannya yang lain.

 

Sekitar pukul 09.30 WIB, korban di temukan di blok Legon Kobak Pulau Peucang sedang diterkam dan dibawa oleh seekor buaya. Kemudian setelah dilepaskan dari terkaman buaya lalu korban di evakuasi ke kantor Pulau Peucang TNUK.

 

Kapolsek Sumur, Pandeglang, AKP Erwin Haryadi membenarkan, terkait kejadian yang menimpa salah seorang pegawai Koperasi TNUK tersebut.

 

Kata Erwin, korbannya tersebut karyawan Koperasi TNUK, kejadiannya tadi pagi sekitar pukul 09.00 WIB, saat korban berada di dermaga kawasan perairan laut TNUK.

 

“Saat ini korban sedang di jemput oleh pihak TNUK dari kawasan itu. Korban sendiri merupakan warga Desa Tunggaljaya,” ungkap AKP Erwin kepada wartawan saat dihubungi via panggilan WhatsApp (WA), Senin (29/6).

 

Terkait kejadian itu lanjut Erwin, pihaknya pun akan menelusuri awal kronologis kejadiannya, namun saksi-saksi masih berada di lokasi untuk meminta keterangan dari pada saksi.

 

“Kalau informasi sementara, saat itu korban sedang di dermaga liat-liat ikan sambil melaksanakan pekerjaan tugas dari pihak TNUK,” katanya.

 

Akibat terkaman buaya tersebut, korban mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuhnya. 

 

“Korban mengalami luka-luka pada bagian kepala, dan kondisinya sudah meninggal dunia,” tandasnya.

 

Terpisah, Kepala Balai Taman Nasional Ujung Kulon (BTNUK) Pandeglang, Ardi Andono menyampaikan, duka mendalam pada almarhum. 

 

“Kita juga sangat berduka. Saat kejadian itu almarhum sendirian dan suasana sepi, sehingga tidak terpantau adanya dugaan buaya,” katanya.

 

Kejadian buaya menggigit manusia ini merupakan kejadian pertama kali di Pulau Peucang. 

 

“Kita sedang upayakan untuk mencari keberadaan buaya tersebut. Akan ditangkap dan dipindahkan ke habitatnya di Pulau Panaitan,” janjinya.

 

Selama ini jika ada kunjungan wisatawan, ada tim khusus yang mengawasi ini. Sehingga aman, dan sudah ada Standar Operasional Prosedur (SOP)-nya. 

 

“Namun karena pada saat kejadian sepi dah tidak ada pengunjung, aktivitas almarhum tidak ada yang mengawasi. Pulau Peucang bukan habitat buaya,” tandasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit