TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Lansia 81 Tahun Tewas Saat Rumah Terbakar di Palmerah, Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Reporter: Farhan
Editor: AY
Senin, 06 Juli 2026 | 09:54 WIB
Ilustrasi. Foto : Ist
Ilustrasi. Foto : Ist

JAKARTA – Kebakaran yang melanda permukiman warga di Jalan Palmerah Utara III, RT 15/RW 08, Kelurahan Palmerah, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, Minggu (5/7/2026) malam, menelan korban jiwa. Seorang lansia bernama Suratman (81) ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian.


Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 18.31 WIB. Sebanyak 20 unit mobil pemadam beserta personel segera diterjunkan untuk mengendalikan api.


Menurut Syaiful, asap pertama kali terlihat sekitar pukul 18.28 WIB dari lantai dua salah satu rumah warga. Kobaran api kemudian membesar sehingga warga langsung melaporkannya kepada petugas.


Tim pemadam mulai melakukan penanganan pada pukul 18.37 WIB. Api berhasil dilokalisasi sekitar pukul 19.19 WIB, sementara proses pendinginan berlangsung hingga operasi dinyatakan selesai pada pukul 20.18 WIB.


Kebakaran menghanguskan bangunan seluas kurang lebih 10 x 12 meter persegi. Sedikitnya lima kepala keluarga atau 12 jiwa terdampak akibat peristiwa tersebut.


Hasil penyelidikan sementara mengarah pada dugaan korsleting atau gangguan instalasi listrik sebagai penyebab kebakaran. Meski tidak ada korban luka, seorang penghuni rumah, Suratman (81), tidak berhasil diselamatkan.


"Operasi pemadaman telah selesai. Korban jiwa satu orang," ujar Syaiful.
Sebelumnya, seorang warga bernama Rafi mengaku mengetahui kebakaran setelah dihubungi keluarganya saat berada di luar rumah. Berdasarkan informasi yang diterimanya, api diduga berasal dari rumah salah seorang warga sebelum merembet ke bangunan di sekitarnya.


"Yang terbakar awalnya rumah Pak Beni, lalu api menyebar ke rumah-rumah lain. Total sekitar lima rumah terdampak," kata Rafi.


Rafi juga menyebut warga menduga kebakaran dipicu kompor yang masih menyala saat ditinggalkan pemilik rumah. Namun, dugaan tersebut masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang.


Sebelum petugas tiba, warga berupaya memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya untuk mencegah si jago merah meluas ke rumah-rumah lain.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit