Belum Pecah Telur, Christian Pulisic Tetap Jadi Motor Permainan AS Hadapi Belgia
AS – Christian Pulisic memang belum mencatatkan namanya di papan skor sepanjang Piala Dunia 2026. Meski begitu, peran kapten Timnas Amerika Serikat itu tetap menjadi salah satu kunci saat menghadapi Belgia pada babak 16 besar.
Amerika Serikat akan menantang Belgia pada laga 16 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung Selasa (7/7/2026) pukul 07.00 WIB. Tim asuhan Mauricio Pochettino datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah tampil impresif di fase grup.
Walau belum mencetak gol, kontribusi Pulisic tidak bisa dipandang sebelah mata. Winger yang memperkuat AC Milan itu menjadi motor serangan sekaligus pemimpin di lapangan. Sempat absen saat melawan Australia karena cedera betis, Pulisic langsung menunjukkan pengaruh besar ketika kembali bermain.
Pada laga pembuka melawan Paraguay yang dimenangkan Amerika Serikat dengan skor 4-1, Pulisic menyumbang satu assist untuk gol Folarin Balogun. Penampilannya membantu meningkatkan kepercayaan diri tim hingga berhasil melangkah ke fase gugur.
Menjelang duel kontra Belgia, Pulisic menegaskan seluruh pemain siap menghadapi tantangan yang ada.
"Kami tahu apa yang bisa kami lakukan. Kami memiliki pemain yang mampu menemukan solusi dan membuat perbedaan. Kami juga sadar Belgia adalah tim yang hebat, tetapi kami memiliki alasan untuk percaya diri menghadapi pertandingan besok," ujar Pulisic.
Kapten berusia 27 tahun itu menegaskan fokus utamanya adalah membawa Amerika Serikat melaju ke babak perempat final.
"Saya tidak ingin berbicara soal seluruh sejarah sepak bola Amerika. Saya sudah bermain di beberapa Piala Dunia dan saya tahu pertandingan besok akan menjadi laga yang luar biasa. Kami akan melakukan segalanya untuk memenangkannya," katanya.
Sementara itu, Mauricio Pochettino menilai perjalanan Amerika Serikat di Piala Dunia 2026 memiliki arti lebih besar daripada sekadar mengejar gelar juara.
"Kami akan selalu mengingat perjalanan ini. Ini bukan hanya soal menjadi juara, tetapi tentang apa yang kami lakukan sepanjang turnamen. Sejak pertandingan melawan Australia, saya melihat semakin banyak orang bermain sepak bola dan para suporter memenuhi jalanan. Itulah hal terpenting. Piala Dunia adalah kesempatan luar biasa untuk membuat sepak bola semakin berkembang," ujar Pochettino.
Pelatih asal Argentina itu menegaskan kekuatan utama timnya terletak pada kolektivitas, bukan ketergantungan pada satu pemain.
"Kekuatan kami ada pada skuad, cara tim bermain, dan keberanian yang kami tunjukkan di lapangan. Kami membuktikannya saat bermain dengan 10 orang melawan Bosnia dan Herzegovina."
Di tengah besarnya ekspektasi publik tuan rumah, Christian Pulisic tetap menjadi figur sentral dalam permainan Amerika Serikat. Meski belum mencetak gol, kepemimpinan, kreativitas, dan pengalamannya diharapkan mampu mengantar AS menyingkirkan Belgia dan melangkah ke perempat final Piala Dunia 2026.
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 11 jam yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Internasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu






