Proyek Alun-alun Rampung Desember
SERANG – Proyek revitalisasi Alun-alun Kota Serang hingga pertengahan Juli 2026 diklaim telah melampaui 15 persen dan masih berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang, Iwan Sunardi, mengatakan capaian tersebut tidak hanya diukur dari pekerjaan fisik yang terlihat di lapangan, tapi juga dari proses penyesuaian teknis yang dilakukan selama pembongkaran berlangsung.
"Kalau bicara persentase ini sudah melebihi 15 persen. Alhamdulillah kita coba untuk terus melakukan pekerjaan, termasuk pengkajian di lapangan apabila menemukan beberapa persoalan yang sebelumnya tidak kita ketahui," kata Iwan, Senin (13/7).
Ia menjelaskan, selama proses pembongkaran, tim pelaksana menemukan sejumlah kondisi eksisting yang sebelumnya tidak terdata dalam perencanaan awal. Temuan tersebut kemudian dievaluasi agar pekerjaan tetap berjalan efektif tanpa menimbulkan pemborosan anggaran.
Salah satu temuan di lapangan, kata Iwan, adalah keberadaan box culvert atau saluran drainase yang ternyata sudah lebih dahulu terpasang dan melintasi kawasan Alun-alun Kota Serang.
"Contohnya pemasangan box cover (box culvert). Ternyata sudah ada melintas untuk saluran drainase yang melalui kawasan alun-alun. Jadi yang tadinya akan kita pasang, mungkin kita ganti dengan pekerjaan lain supaya tidak tumpang tindih terhadap anggaran," ujarnya.
Menurutnya, penyesuaian tersebut merupakan bagian dari efisiensi pelaksanaan proyek. Anggaran yang semula dialokasikan untuk pekerjaan yang ternyata sudah tersedia akan dialihkan ke kebutuhan lain yang masih diperlukan dalam revitalisasi kawasan alun-alun.
"Makanya dalam proses pembongkaran ini banyak kami temukan beberapa pekerjaan yang mungkin bisa kita alihkan ke pekerjaan yang lain," tambahnya.
Sementara itu, proses pembongkaran sejumlah bangunan lama juga terus dilakukan. Salah satunya adalah pembongkaran patung yang selama ini menjadi bagian dari kawasan Alun-alun Kota Serang.
Iwan mengatakan pembongkaran patung masih berlangsung secara bertahap. Selain itu, bangunan Gedung Olahraga (GOR) yang berada di kawasan tersebut juga sudah mulai dibongkar.
"Yang patung on process. Ada beberapa yang dibongkar termasuk GOR. Tinggal nanti atapnya, sedikit demi sedikit kita lakukan pembongkaran," jelasnya.
Meski proyek tengah memasuki tahap pembongkaran dan penataan kawasan, DPUPR memastikan hingga kini belum menemui kendala berarti yang dapat menghambat pekerjaan.
Iwan menyebut kondisi cuaca yang relatif cerah tanpa hujan deras menjadi salah satu faktor yang mendukung percepatan pelaksanaan proyek di lapangan.
"Alhamdulillah sampai dengan saat ini belum ada hambatan dan mudah-mudahan tidak ada. Apalagi cuaca mendukung, tidak ada hujan sehingga progres yang kita harapkan bisa sesuai dengan harapan," katanya.
Dengan kondisi tersebut, DPUPR Kota Serang tetap optimistis revitalisasi Alun-alun Kota Serang dapat diselesaikan sesuai jadwal, yakni pada Desember 2026.
Iwan menegaskan optimisme tersebut didasarkan pada kesesuaian antara pelaksanaan di lapangan dengan metode kerja yang telah disusun sejak awal proyek.
"Optimis. Selama metode pelaksanaannya sesuai dengan metode pelaksanaan yang sudah kita buatkan, guiding yang direncanakan oleh PUPR," pungkasnya.
TangselCity | 3 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
TangselCity | 14 jam yang lalu




