Pemkot Bangun 3.280 Titik PJU Baru
CIPUTAT-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperluas layanan penerangan jalan melalui program Tangsel Terang. Pada tahun ini, sebanyak 3.280 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) baru akan dibangun sebagai upaya mewujudkan pemerataan penerangan di seluruh wilayah kota.
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, pembangunan ribuan titik PJU tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menyediakan infrastruktur dasar yang menunjang keamanan, kenyamanan, dan mobilitas masyarakat, terutama saat malam hari.
"Tentu saja, Pemerintah Kota akan terus berupaya menghadirkan penerangan jalan yang merata melalui program Tangsel Terang. Ribuan titik PJU kami pastikan terfasilitasi sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman di kota ini," ujar Benyamin, Selasa (14/7).
Menurut Benyamin, keberadaan lampu jalan tidak hanya berfungsi menerangi ruas jalan, tetapi juga berperan meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus menciptakan rasa aman di lingkungan sekitar.
Karena itu, ia meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Tangsel terus mempercepat penanganan setiap laporan masyarakat terkait lampu jalan yang mengalami kerusakan maupun padam.
"Saya menginstruksikan Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan untuk terus mempercepat tindak lanjut atas setiap laporan masyarakat terkait penerangan jalan agar kebutuhan warga dapat segera terlayani," katanya.
Kepala Dishub Tangsel, Ayep Jajat Sudrajat menambahkan, selain pembangunan PJU baru, pihaknya juga terus melakukan pemeliharaan terhadap lampu jalan yang sudah terpasang. Hingga 30 Juni 2026, Dishub telah memperbaiki 2.718 lampu jalan yang tersebar di 1.788 lokasi di seluruh Tangsel.
Ia menjelaskan, progres pembangunan PJU baru saat ini telah mencapai sekitar 20 persen dan ditargetkan selesai pada triwulan IV 2026.
"Untuk mencapai target pembangunan infrastruktur hingga 100 persen pada akhir tahun anggaran, Dinas Perhubungan menerapkan strategi percepatan administrasi serta melakukan monitoring kegiatan secara rutin," jelas Ayep.
Ayep mengungkapkan, pembangunan PJU tahun ini juga dibarengi penggunaan teknologi yang lebih modern. Lampu SON-T secara bertahap diganti dengan lampu LED yang lebih hemat energi serta memiliki usia pakai lebih panjang.
Selain itu, sistem instalasi listrik pada PJU kini dilengkapi perangkat Residual Current Circuit Breaker with Overcurrent Protection (RCBO) untuk memberikan perlindungan terhadap korsleting, beban listrik berlebih, hingga kebocoran arus listrik.
Menurutnya, pembangunan 3.280 titik PJU baru diprioritaskan di lokasi-lokasi yang selama ini masih minim penerangan. Penentuan titik dilakukan berdasarkan usulan masyarakat melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), mencakup jalan kota, jalan lingkungan, hingga jalan setapak.
"Fokus kami adalah wilayah-wilayah yang selama ini belum memiliki penerangan jalan sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat," ujarnya.
Meski demikian, Ayep mengakui pelaksanaan program masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari kenaikan harga material hingga kendala penentuan lokasi pemasangan tiang lampu di beberapa wilayah. Meski begitu, pihaknya optimistis seluruh target pembangunan dapat diselesaikan sesuai jadwal.
"Kami meminta dukungan dan kerja sama masyarakat agar pembangunan PJU ini dapat berjalan lancar. Harapan kami, seluruh target pembangunan maupun perbaikan dapat diselesaikan sesuai rencana, sehingga manfaat program Tangsel Terang benar-benar dirasakan oleh masyarakat Kota Tangerang Selatan," tuturnya.
TangselCity | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Opini | 1 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu




