TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Usai Dieksekusi, Eks Hotel Sultan Bakal Disulap Jadi Ikon Baru dan Sumber Pemasukan Negara

Reporter & Editor : AY
Rabu, 15 Juli 2026 | 16:55 WIB
Ex Hotel Sultan. Foto : Ist
Ex Hotel Sultan. Foto : Ist

JAKARTA – Pemerintah memastikan kawasan eks Hotel Sultan di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, akan ditata ulang untuk meningkatkan nilai ekonomi sekaligus menambah pemasukan negara. Pengelolaan kawasan tersebut akan dirancang bersama Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara setelah proses eksekusi aset dinyatakan rampung.


Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah saat ini tengah berkoordinasi dengan Danantara untuk menyusun konsep baru pemanfaatan kawasan eks Hotel Sultan agar memberikan manfaat yang lebih besar bagi negara.


"Kami telah dan sedang berkoordinasi dengan Danantara untuk merancang ulang pengelolaan area Hotel Sultan dan sekitarnya agar dapat dioptimalkan peruntukannya, sehingga diharapkan mampu meningkatkan pemasukan negara," ujar Prasetyo saat rapat bersama Komisi XIII DPR RI, Rabu (15/7/2026).


Prasetyo menegaskan sengketa terkait Hotel Sultan telah melalui proses hukum yang panjang sejak 2018. Berdasarkan putusan pengadilan, Hotel Sultan merupakan aset milik negara, sementara hak pengelolaan pihak ketiga telah berakhir. Karena itu, pemerintah hanya menjalankan putusan hukum yang telah berkekuatan hukum tetap.


Sebelumnya, Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara Rosan Roeslani mengungkapkan bangunan Hotel Sultan akan dibongkar dan kawasan tersebut akan ditata menjadi ikon baru Indonesia yang memiliki daya tarik tinggi bagi sektor pariwisata dan investasi.


Menurut Rosan, pengelolaan kawasan berpeluang dipercayakan kepada PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) yang dinilai memiliki pengalaman dalam mengembangkan destinasi wisata dan kawasan perhotelan bertaraf internasional.


Ia menambahkan, meski bangunan Hotel Sultan akan dirobohkan, kawasan tersebut tetap akan dikembangkan sebagai destinasi modern yang kemungkinan tetap dilengkapi fasilitas hotel sebagai bagian dari konsep baru.


Dengan penataan ulang tersebut, pemerintah berharap kawasan strategis di jantung ibu kota itu dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi dan pariwisata baru yang memberikan kontribusi lebih besar terhadap penerimaan negara.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit