TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Benyamin: Dulu Nimbang Balita, Sekarang Layani Semua Siklus Kehidupan

Pemkot Perkuat Transformasi Posyandu

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Kamis, 16 Juli 2026 | 07:42 WIB
POSYANDU. Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie saat memberikan pesan kepada para Kader Posyandu di Kecamatan Pondok Aren
POSYANDU. Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie saat memberikan pesan kepada para Kader Posyandu di Kecamatan Pondok Aren

PONDOK AREN-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat peran Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) melalui penerapan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Transformasi ini membuat Posyandu tidak lagi hanya melayani ibu dan balita, tetapi menjadi wadah pelayanan masyarakat yang menjangkau seluruh siklus kehidupan.

 

 Hal tersebut disampaikan Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie saat memberikan arahan kepada para kader Posyandu Kecamatan Pondok Aren dalam kegiatan peningkatan kapasitas kader, Rabu (15/7).

 

 Benyamin mengatakan, penguatan kapasitas kader menjadi langkah strategis untuk mendukung target pembangunan daerah, salah satunya meningkatkan usia harapan hidup masyarakat Tangsel menjadi 76 tahun sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

 

 "Tujuan kita jangka panjangnya adalah merubah perilaku hidup bersih dan sehat. Supaya apa? Supaya usia harapan hidup masyarakat Tangerang Selatan naik jadi 76 tahun. Begitu target di RPJMD," ujar Benyamin.

 

 Menurutnya, target tersebut hanya dapat dicapai dengan membangun budaya hidup bersih dan sehat sehingga masyarakat terhindar dari berbagai penyakit.

 

 "Kalau kita ingin meningkatkan harapan hidup masyarakat ya jauhin dari penyakit. Musuhnya jauhin dari penyakit. Jangan sakit," katanya.

 

 Ia menjelaskan, peran Posyandu kini telah berkembang jauh dibandingkan sebelumnya. Jika dahulu hanya identik dengan penimbangan balita, kini Posyandu mendampingi masyarakat mulai dari masa kehamilan hingga lanjut usia.

 

 "Dulu Posyandu nimbang balita, dicatat di KMS, dikasih makanan tambahan lalu pulang. Tapi sekarang Posyandu melayani semua siklus kehidupan, dari ibu hamil, melahirkan, balita, remaja sampai lansia," ungkapnya.

 

 Menurut Benyamin, pelayanan sejak masa kehamilan menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, kapasitas kader Posyandu harus terus ditingkatkan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin berkembang.

 

 Sementara, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar menjelaskan, transformasi Posyandu mengacu pada enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni bidang kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat dan kawasan permukiman, serta ketenteraman dan ketertiban umum.

 

 Dengan cakupan tersebut, Posyandu kini berfungsi sebagai lembaga kemasyarakatan sekaligus mitra kelurahan yang menjadi media komunikasi antara warga dan pemerintah.

 

 "Posyandu sekarang menjadi media komunikasi masyarakat. Jadi kalau ada persoalan sosial, perumahan atau keamanan yang disampaikan warga, kader Posyandu dapat memfasilitasi dan meneruskannya ke kelurahan maupun dinas terkait," jelas Allin.

 

 Ia menambahkan, layanan kesehatan tetap menjadi pelayanan utama yang diberikan langsung di Posyandu. Sementara lima bidang lainnya lebih menitikberatkan pada fungsi pendataan, koordinasi, dan fasilitasi melalui kunjungan rumah.

 

 Misalnya, ketika kader menemukan warga kurang mampu yang membutuhkan bantuan sosial atau rumah tidak layak huni, informasi tersebut akan diteruskan kepada instansi terkait. Begitu pula jika ditemukan warga dengan penyakit menular seperti tuberkulosis (TBC) yang memerlukan penanganan lintas sektor.

 

 Dengan transformasi tersebut, Posyandu diharapkan menjadi ujung tombak pelayanan dasar di tingkat kelurahan sekaligus memperkuat sinergi antarperangkat daerah dalam menangani berbagai persoalan masyarakat secara terpadu.(rmn)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit