TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Duduki Peringkat 1 Dunia Selama 81 Pekan, Jannik Sinner Kian Kukuhkan Dominasi di ATP

Reporter & Editor : AY
Jumat, 24 Juli 2026 | 06:52 WIB
Jannik Sinner petenis nomor 1 dunia. Foto : Ist
Jannik Sinner petenis nomor 1 dunia. Foto : Ist

ITALIA  – Jannik Sinner terus menorehkan tinta emas dalam sejarah tenis dunia. Petenis asal Italia itu resmi masuk jajaran 10 besar petenis dengan masa terlama menduduki peringkat satu dunia ATP setelah mengoleksi 81 pekan di posisi puncak.


Berdasarkan pembaruan peringkat ATP, Sinner berhasil melampaui catatan legenda Australia, Lleyton Hewitt, yang sebelumnya bertahan selama 80 pekan sebagai petenis nomor satu dunia. Pencapaian tersebut mengantarkan Sinner ke peringkat ke-10 dalam daftar sepanjang masa.


Prestasi itu sekaligus mempertegas status Sinner sebagai petenis Italia pertama yang mampu menembus 10 besar daftar petenis nomor satu dunia terlama. Sebelumnya, ia juga telah melewati torehan Carlos Alcaraz (66 pekan) dan legenda Swedia, Stefan Edberg (72 pekan), dalam daftar elite tersebut.


Perjalanan Sinner menuju dominasi ATP tidak selalu mulus. Ia sempat kehilangan posisi puncak setelah takluk dari Carlos Alcaraz pada final US Open 2025. Namun, petenis berusia 24 tahun itu bangkit dengan impresif pada musim 2026.


Sinner merebut kembali takhta ATP usai menundukkan Alcaraz pada final Monte Carlo Masters 2026. Sejak kemenangan tersebut, ia telah mempertahankan status sebagai petenis nomor satu dunia selama 15 pekan berturut-turut.


Periode pertama Sinner menduduki peringkat satu dunia dimulai pada 10 Juni 2024 setelah sukses menjuarai Australian Open. Saat itu, ia bertahan selama 65 pekan beruntun sebagai penguasa ranking ATP.


Peluang Sinner untuk terus memperpanjang masa pemerintahannya di puncak peringkat dunia masih sangat terbuka. Saat ini, ia unggul 4.970 poin atas pesaing terdekatnya, Alexander Zverev, sehingga posisinya relatif aman dalam beberapa turnamen mendatang.
Target berikutnya adalah menyalip torehan Andre Agassi yang mengoleksi 101 pekan sebagai petenis nomor satu dunia, kemudian mengejar Bjorn Borg dengan 109 pekan.


Kesempatan menambah koleksi pekan di posisi teratas juga cukup besar. Pasalnya, Sinner memasuki rangkaian turnamen lapangan keras di Amerika Utara dengan beban poin yang relatif ringan. Musim lalu ia absen di Canada Masters 1000 serta hanya finis sebagai runner-up di Cincinnati Masters dan US Open.


Sebaliknya, Carlos Alcaraz menghadapi tekanan lebih besar karena harus mempertahankan banyak poin dari hasil gemilangnya musim lalu. Petenis Spanyol itu juga masih berupaya mengembalikan performa terbaiknya setelah menjalani pemulihan cedera pergelangan tangan.


Dengan raihan 81 pekan di posisi teratas ATP, Sinner kini semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu petenis terbaik generasinya dan berpeluang terus merangkak naik dalam daftar petenis nomor satu dunia terlama sepanjang sejarah.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit