TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Cegah Stunting, Pemkot Kampanyekan Gemarikan

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:00 WIB
IKAN. Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan dalam kegiatan sosialisasi Gerakan Memasyarakatan Makan Ikan (Gemarikan).
IKAN. Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan dalam kegiatan sosialisasi Gerakan Memasyarakatan Makan Ikan (Gemarikan).

SERPONG-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus menggencarkan kampanye konsumsi ikan sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus menekan angka stunting. Melalui kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang digelar di Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) Tandon Ciater, Selasa (4/8), masyarakat diajak menjadikan ikan sebagai menu harian keluarga.

 

 Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan mengatakan, Gemarikan merupakan agenda rutin Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya mengonsumsi protein hewani, khususnya ikan.

 

 Menurutnya, ikan menjadi sumber protein yang mudah diperoleh, bergizi tinggi, sekaligus menjadi alternatif bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan protein hewani sehari-hari.

 

 "Makan ikan menjadi salah satu alternatif untuk memenuhi protein hewani sebagai asupan gizi terbaik bagi masyarakat, khususnya anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui. Penanganan stunting harus dilakukan secara menyeluruh, salah satunya melalui kualitas makanan yang disajikan setiap hari," ujar Pilar.

 

 Ia menegaskan, pemenuhan protein hewani tidak bisa diabaikan jika ingin menciptakan generasi yang sehat dan berdaya saing. Karena itu, masyarakat didorong menyediakan ikan sebagai menu keluarga minimal sekali dalam sehari.

 

 "Kalau masyarakat kekurangan protein hewani, bagaimana masalah stunting bisa diatasi. Maka kampanye seperti ini penting agar masyarakat sadar bahwa di meja makannya harus ada ikan untuk anak-anak dan keluarganya," katanya.

 

 Pilar mengakui, belum ada kajian khusus mengenai tingkat konsumsi ikan masyarakat Tangsel. Namun secara umum, ia menilai, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya makanan bergizi masih perlu ditingkatkan.

 

 Menurutnya, pola pikir bahwa makan hanya untuk mengenyangkan perut harus diubah menjadi memenuhi kebutuhan gizi yang seimbang.

 

 "Kalau mau manusianya unggul, protein hewaninya harus terpenuhi. Jangan hanya karbohidrat atau serat saja, tetapi juga harus ada protein dari ikan, ayam, maupun daging sapi," ucapnya.

 

 Ia menambahkan, ikan menjadi pilihan yang lebih terjangkau dibandingkan daging sapi, namun tetap kaya protein, omega-3, dan asam lemak yang berperan penting bagi perkembangan otak serta pertumbuhan anak.

 

 Pilar juga menegaskan, konsumsi protein hewani memiliki hubungan erat dengan upaya pencegahan stunting, terutama pada masa seribu hari pertama kehidupan.

 

 "Kalau ibu hamil dan menyusui rutin mengonsumsi ikan, tentu kualitas gizi yang diterima anak akan berbeda. Pertumbuhan anak juga akan lebih baik. Itu yang sedang kita kejar," jelasnya.

 

 Sementara, Kepala Bidang Perikanan DKP3 Kota Tangsel, Hayati Nur mengatakan, Gemarikan merupakan program nasional yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengonsumsi ikan sebagai sumber protein hewani yang bergizi, aman, dan terjangkau.

 

 Dalam kegiatan tersebut, selain sosialisasi Gemarikan juga digelar pelatihan budidaya ikan air tawar, gerakan pangan murah, bazar produk UMKM hasil perikanan dan pertanian, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis.

 

 Hayati menjelaskan, sasaran kegiatan tahun ini meliputi pelaku usaha perikanan dan masyarakat yang diwakili siswa SDN Ciater 03. Program tersebut dibiayai melalui APBD Kota Tangsel Tahun 2026.

 

 "Melalui Gemarikan kita membangun kebiasaan menjadikan ikan sebagai menu utama keluarga. Diharapkan kualitas gizi masyarakat semakin baik, angka stunting dapat ditekan, serta lahir generasi yang sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing," pungkasnya.(rmn)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit