Prabowo Tegaskan Pemerataan Infrastruktur, Hampir 2.500 Jembatan Desa Telah Dibangun
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa. Salah satu capaian yang disampaikan adalah pembangunan hampir 2.500 jembatan desa yang telah memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di berbagai daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri peluncuran dan bedah buku 10 Karya Nyata untuk Negeri Setengah Abad karya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Jumat (7/8/2026).
Menurut Prabowo, pembangunan infrastruktur desa merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk merespons kebutuhan masyarakat secara cepat. Berbagai aspirasi yang disampaikan warga kini dapat segera ditindaklanjuti berkat pemanfaatan teknologi dan koordinasi lintas instansi.
Selain pembangunan jembatan, Presiden juga menyoroti keberlanjutan program dana desa yang telah berjalan selama satu dekade. Dana tersebut dinilai memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur dasar, termasuk jembatan yang menjadi akses vital bagi aktivitas masyarakat.
Prabowo menegaskan, pemerintah pusat akan turun langsung apabila pemerintah daerah belum mampu menyelesaikan persoalan yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat. Menurutnya, kepentingan rakyat harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan pembangunan.
Di sektor pendidikan, pemerintah terus mempercepat renovasi sekolah. Hingga akhir tahun 2026, jumlah sekolah yang telah diperbaiki ditargetkan melampaui 70 ribu unit, sementara pada 2027 pemerintah menargetkan 100 ribu sekolah selesai direnovasi. Dalam tiga tahun ke depan, seluruh sekolah di Indonesia ditargetkan memperoleh perbaikan.
Tak hanya itu, pemerintah juga mulai melakukan revitalisasi fasilitas kesehatan tingkat pertama. Seluruh puskesmas yang selama puluhan tahun belum mendapatkan perbaikan akan menjadi bagian dari program pembenahan nasional.
Prabowo menegaskan, berbagai capaian tersebut merupakan hasil kerja sama lintas kementerian dan lembaga yang berorientasi pada kepentingan rakyat. Ia optimistis pembangunan akan berjalan semakin cepat dengan semangat kolaborasi dan keberanian dalam mengambil keputusan.
Pendidikan | 1 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu



