TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Wakil Ketua Dewan Tebar 5.000 Buku Tulis Selama Sepekan

Sasar SD, SMP & Ponpes

Reporter: Idral Mahdi
Editor: Redaksi
Jumat, 04 September 2026 | 07:55 WIB
BAGIKAN BUKU. Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel Maria Teresa bagikan buku kepada para para pelajar.
BAGIKAN BUKU. Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel Maria Teresa bagikan buku kepada para para pelajar.

CIPUTAT-Dalam kurun waktu sepekan, Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Maria Teresa Suhardja membagikan 5.000 buku tulis kepada pelajar di berbagai sekolah.

 

 Bantuan itu menyasar siswa dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sejumlah santri yang menempuh pendidikan di pondok pesantren di wilayah Tangsel juga menjadi penerima buku tulis tersebut.

 

 Pembagian buku dilakukan sebagai bagian dari perhatian Maria Teresa terhadap kebutuhan pendidikan anak-anak. Menurutnya, dukungan terhadap dunia pendidikan tidak selalu harus dimulai dari program berskala besar.

 

 Ia menilai, perlengkapan belajar seperti buku tulis dan alat tulis merupakan kebutuhan mendasar yang sering kali luput dari perhatian. Padahal, bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi, membeli perlengkapan sekolah tetap dapat menjadi pengeluaran yang cukup berarti.

 

 “Buku tulis mungkin sederhana, tetapi bagi seorang anak, buku adalah bagian dari proses mereka belajar, menulis, berpikir, dan mengembangkan cita-cita. Kita tidak boleh menganggap kebutuhan pendidikan sebagai sesuatu yang tidak penting,” ujar Maria Teresa, Kamis (3/9).

 

 Menurut Maria, kondisi di lapangan menunjukkan bahwa kebutuhan pendidikan dasar masih menjadi tantangan bagi sebagian keluarga. Ia menyinggung pemberitaan mengenai seorang siswa sekolah dasar yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan buku dan pena dengan nilai yang relatif kecil.

 

 Bagi dia, persoalan tersebut menjadi pengingat bahwa dukungan terhadap anak-anak harus diberikan tanpa menunggu persoalan pendidikan berkembang menjadi lebih besar.

 

Karena itu, pembagian ribuan buku tulis tersebut dilakukan untuk membantu meringankan kebutuhan pelajar sekaligus mendorong mereka agar lebih leluasa dalam menjalankan aktivitas belajar.

 

 Meski demikian, Maria menegaskan, bantuan tersebut bukanlah jawaban atas seluruh persoalan pendidikan maupun literasi yang dihadapi masyarakat Tangsel.

 

 “Ini adalah langkah kecil. Tetapi saya percaya perubahan juga bisa dimulai dari hal-hal kecil yang dilakukan secara konsisten,” katanya.

 

 Ia juga memandang penguatan budaya literasi perlu dilakukan secara merata di berbagai lingkungan pendidikan. Menurutnya, kesempatan untuk membaca, menulis, dan mengembangkan potensi tidak boleh dibatasi oleh latar belakang maupun tempat seorang anak menempuh pendidikan.

 

 “Anak-anak kita, baik yang belajar di SD, SMP maupun di pondok pesantren, memiliki hak yang sama untuk mendapatkan kesempatan belajar dan berkembang. Kita ingin budaya membaca dan menulis tumbuh di semua lingkungan pendidikan,” tuturnya.


 Atas dasar itu, penerima bantuan tidak hanya berasal dari sekolah umum. Lingkungan pondok pesantren juga menjadi bagian dari sasaran pembagian buku tulis yang dilakukan selama sepekan tersebut.

 

 Maria berharap langkah tersebut dapat memunculkan kepedulian yang lebih luas dari berbagai pihak terhadap kebutuhan pendidikan anak-anak. Ia mengajak masyarakat, lembaga maupun pihak lainnya untuk mengambil peran sesuai kemampuan masing-masing.

 

Menurutnya, dukungan sederhana yang diberikan secara konsisten dapat memberikan dampak berarti bagi anak-anak yang sedang menempuh pendidikan.

 

 "Jangan sampai seorang anak kehilangan kesempatan untuk belajar hanya karena tidak memiliki buku untuk menulis. Kalau kita mampu membantu, mari kita bantu. Karena dari sebuah buku tulis, bisa lahir sebuah gagasan, cita-cita, dan masa depan,” pungkas Maria.(dra)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit