TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

PORPROV 2026

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Alvin Tedjo, Diaspora Minang Jadi Wali Kota Mississauga

Reporter: Farhan
Editor: AY
Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:50 WIB
Alvin Tedjo, politikus keturunan Indonesia-Tionghoa asal Padang, Sumatera Barat kini menjadi Wali Kota Mississauga, Provinsi Ontario, Kanada. Foto : Ist
Alvin Tedjo, politikus keturunan Indonesia-Tionghoa asal Padang, Sumatera Barat kini menjadi Wali Kota Mississauga, Provinsi Ontario, Kanada. Foto : Ist

KANADA – Alvin Tedjo, politikus keturunan Indonesia-Tionghoa asal Padang, Sumatera Barat, mencetak sejarah setelah terpilih sebagai Wali Kota Mississauga, Provinsi Ontario, Kanada. Ia memenangkan pemilihan pada Senin (26/10/2026) waktu setempat dengan mengungguli petahana Carolyn Parrish dan mantan wali kota Bonnie Crombie.


Berdasarkan hasil penghitungan akhir dari 181 tempat pemungutan suara (TPS), Alvin meraih 74.479 suara atau 39,21 persen. Sementara itu, Parrish memperoleh 51.853 suara (27,30 persen) dan Crombie mengantongi 43.191 suara (22,74 persen).


Dalam pidato kemenangannya, Alvin menyebut jabatan tersebut sebagai kehormatan sekaligus tanggung jawab besar untuk membawa perubahan bagi Mississauga.


“Tidak diragukan lagi, berdiri di sini sebagai wali kota berikutnya Kota Mississauga merupakan kehormatan seumur hidup. Ini tanggung jawab yang sangat besar yang tidak saya anggap enteng,” kata Alvin, seperti dikutip CBC News, Rabu (28/10/2026).


Melalui akun X resminya, ia juga menyampaikan terima kasih kepada para pendukung dan menegaskan kesiapannya segera bekerja untuk mewujudkan perubahan yang dibutuhkan warga.


Alvin dijadwalkan mulai menjabat pada 15 November 2026, menggantikan Parrish. Pada usia 43 tahun, ia menjadi wali kota keempat Mississauga dalam kurun waktu hampir setengah abad, menandai pergantian generasi kepemimpinan di kota tersebut.


Parrish menerima kekalahannya dan menyampaikan ucapan selamat kepada Alvin. Ia juga menyatakan kesediaannya membantu jika wali kota terpilih itu membutuhkan dukungan.


Berangkat dari Keluarga Perantau
Kemenangan Alvin merupakan buah perjalanan panjang dalam politik lokal. Ia sebelumnya menjabat sebagai anggota Dewan Kota Mississauga sejak 2022. Pada pemilihan sela 2024, ia sempat dikalahkan Parrish, tetapi kembali bertarung dua tahun kemudian dan berhasil merebut posisi wali kota.


Dalam kampanyenya, Alvin menyoroti persoalan biaya hidup yang membebani masyarakat. Salah satu janji utamanya adalah membekukan komponen pajak properti tingkat kota selama dua tahun untuk membantu meringankan pengeluaran warga.


Ia juga memperoleh dukungan Serikat Kepolisian Peel (Peel Police Union) dan membangun koalisi pemilih akar rumput. Dukungan tersebut memperkuat langkahnya dalam persaingan yang sempat tidak mudah.


Alvin lahir pada 1982 dari keluarga keturunan Indonesia-Tionghoa asal Padang. Keluarganya pindah ke Kanada ketika ia berusia empat tahun. Sejak itu, Mississauga menjadi tempatnya tumbuh, menempuh pendidikan, membangun keluarga, hingga meniti karier di pemerintahan dan politik.


Ayahnya, dr. Anto Tedjo, berasal dari Padang. Setelah menetap di Kanada, sang ayah menjalani berbagai pekerjaan, termasuk menjadi pencuci piring dan pengantar makanan, demi membangun kehidupan baru bagi keluarganya.


Pengalaman tersebut membentuk kedekatan Alvin dengan kota yang kini dipimpinnya. Ia menikah dengan Rebecca dan memiliki tiga anak. Keluarga mereka menetap di kawasan Clarkson, Mississauga.


Berpengalaman di Pemerintahan dan Pendidikan


Sebelum terjun ke politik lokal, Alvin membangun karier di bidang kebijakan publik, komunikasi, pendidikan tinggi, dan hubungan pemerintahan.


Ia mengawali kiprahnya melalui Ontario Undergraduate Student Alliance (OUSA), organisasi yang memperjuangkan kepentingan mahasiswa sarjana di Ontario. Setelah itu, ia bekerja di pemerintahan Provinsi Ontario, tepatnya di Queen’s Park.


Dalam perjalanan kariernya, Alvin pernah menjadi asisten senior bagi empat menteri yang menangani urusan pendidikan tinggi, yakni Glen Murray, John Milloy, Brad Duguid, dan Reza Moridi.


Ia kemudian bekerja di Sheridan College dan Toronto Metropolitan University dengan tanggung jawab di bidang urusan publik, komunikasi, strategi, serta hubungan pemerintahan.


Latar belakang pendidikannya turut mendukung perjalanan tersebut. Alvin menempuh studi ilmu politik di Queen’s University, Ontario, pada 2003–2007. Ia juga mengikuti program sertifikat studi internasional di Bader International Study Centre pada 2002–2003.


Pada 2015–2017, Alvin mengikuti program sertifikat pascasarjana bidang desain pembelajaran dan teknologi di Harvard Extension School. Ia kemudian melanjutkan studi magister desain media digital pada 2017–2020.


Kini, pengalaman panjang di pemerintahan, pendidikan, dan politik lokal menjadi bekal Alvin memimpin Mississauga. Kemenangannya sekaligus menandai perjalanan diaspora Indonesia yang tumbuh dari keluarga perantau hingga dipercaya memimpin sebuah kota besar di Kanada.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit