Prabowo Perluas SMA Taruna Nusantara, Kini Hadir di Enam Provinsi
JAWA BARAT - Presiden Prabowo Subianto terus memperluas akses pendidikan berkualitas melalui pembangunan SMA Taruna Nusantara (Tarnus). Dalam dua tahun pemerintahan, lima kampus baru telah dibangun sehingga kini sekolah tersebut memiliki enam kampus yang tersebar di enam provinsi.
Perluasan terbaru ditandai dengan peresmian SMA Tarnus Kampus Cimahi, Jawa Barat, Jumat (30/10/2026). Peresmian dilakukan langsung oleh Prabowo dengan didampingi sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.
Dalam sambutannya, Prabowo meminta para siswa belajar dengan sungguh-sungguh. Ia juga mengingatkan para guru dan pamong agar tidak hanya memberikan pendidikan akademik, tetapi turut membentuk karakter dan keteladanan peserta didik.
Menurut Prabowo, kecerdasan saja tidak cukup untuk membangun bangsa. Generasi muda harus memiliki kejujuran, integritas, semangat patriotisme, serta kecintaan terhadap tanah air.
“Daripada ratusan orang pintar, berilah kepada negara pemuda, pemudi yang jujur, yang bersih hatinya, yang penuh cinta tanah air, baru kita berhasil sebagai bangsa dan negara,” ujarnya.
Prabowo juga mengingatkan pentingnya mempelajari sejarah agar kesalahan masa lalu tidak terulang. Ia mencontohkan pengalaman penjajahan Indonesia yang tidak terlepas dari lemahnya persatuan dan politik pecah belah yang diterapkan penjajah.
Karena itu, ia meminta para siswa menjaga semangat persatuan sebagaimana diwariskan melalui Sumpah Pemuda dan Bhinneka Tunggal Ika. Perbedaan suku, agama, ras, dan budaya harus menjadi kekuatan bangsa.
“Jangan kita ulangi kesalahan-kesalahan pendahulu-pendahulu kita. Pendahulu kita banyak kecemerlangan, tapi kita belajar dari kekurangannya,” tegasnya.
SMA Tarnus Kampus Cimahi berdiri di atas lahan seluas 30,2 hektare. Fasilitasnya mencakup 30 ruang kelas dan berbagai sarana pendukung untuk menunjang kegiatan belajar 677 siswa.
Usai peresmian, Prabowo meninjau sejumlah fasilitas sekolah, termasuk ruang AeroNautica dan hasil riset siswa. Beberapa inovasi yang diperkenalkan antara lain alat pembasmi nyamuk berbasis getaran ultrasonik dengan sumber daya hibrida serta sistem irigasi pintar.
Sementara itu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan, SMA Tarnus pertama kali berdiri di Magelang, Jawa Tengah, pada 1990. Selama puluhan tahun, sekolah tersebut hanya memiliki satu kampus.
Namun, dalam dua tahun terakhir, pemerintah membangun lima kampus tambahan untuk memperluas jangkauan pendidikan.
Enam kampus SMA Tarnus kini berada di Magelang (Jawa Tengah), Malang (Jawa Timur), Cimahi (Jawa Barat), Pagar Alam (Sumatera Selatan), Ibu Kota Nusantara (IKN), dan Langowan (Sulawesi Utara).
Pemerintah juga menggratiskan pendidikan bagi seluruh siswa SMA Tarnus. Sekolah ini diharapkan mampu mencetak generasi unggul secara akademik, berintegritas, dan memiliki semangat kebangsaan.
“Dalam dua tahun pemerintahan ini, pemerintah sudah membangun lima kampus SMA Taruna Nusantara sehingga saat ini telah ada enam kampus,” tulis Teddy melalui akun Instagram @sekretariat.presiden.
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu



