TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

PORPROV 2026

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Mitigasi Bencana, Budi Rustandi Bentuk Kecamatan Tanggap Bencana

Reporter & Editor : Ari Supriadi
Selasa, 03 November 2026 | 21:28 WIB
Wali Kota Serang, Budi Rustandi, saat menyampaikan sambutan dalam acara pengukuhan pengurus Kecamatan Tanggap Bencana (Kencana), di Aula Kantor Kelurahan Cipare, Selasa (3/11/2026).(Istimewa)
Wali Kota Serang, Budi Rustandi, saat menyampaikan sambutan dalam acara pengukuhan pengurus Kecamatan Tanggap Bencana (Kencana), di Aula Kantor Kelurahan Cipare, Selasa (3/11/2026).(Istimewa)

SERANG - Wali Kota Serang, Budi Rustandi melakukan langkah mitigasi bencana dengan mengukuhkan pengurus Kecamatan Tanggap Bencana (Kencana), di Aula Kantor Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Selasa (3/11/2026). Budi Rustandi menginstruksikan seluruh aparatur wilayah untuk menjadikan forum tersebut sebagai garda terdepan dalam mendeteksi dini potensi banjir di permukiman. “Akhir tahun ini kita harus segera melakukan gotong royong membersihkan drainase atau aliran sungai,” ujar Budi.

 

Ia meminta, para camat, lurah, dan ketua lingkungan bersinergi mengevaluasi kembali titik-titik rawan genangan air yang kerap muncul. Kata Budi, jika ditemukan kerusakan atau sumbatan parah pada saluran air, pengurus wilayah dituntut sigap menjalin koordinasi lintas sektor. “Kalau ada yang perlu diperbaiki segera hubungi Dinas Sumber Daya Air (SDA) atau Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Serang yang membidangi,” tambahnya.

 

Upaya pencegahan bencana dari level terbawah ini juga dipastikan akan melibatkan kolaborasi solid bersama aparat TNI dan Polri di lapangan.

 

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang, Anthon Gunawan menyebut pembentukan Forum Kencana merupakan strategi mitigasi murni dari akar rumput. "Tujuannya tidak lain adalah pada saat kejadian bencana, masyarakat yang lebih dekat dengan bencana lebih cepat mengantisipasi," terang Anthon.

 

Pelibatan warga lokal dinilai sangat krusial untuk mencegah jatuhnya korban jiwa sekaligus menekan kerugian materiil akibat musibah. Ia memastikan puluhan anggota relawan yang dikukuhkan telah melewati proses pemantauan rekam jejak yang ketat dari pemerintah daerah. “Siapa yang dipilih ini adalah orang-orang yang memang selama ini begitu ada kejadian bencana langsung tanggap,” tegasnya.

 

Anthon menargetkan pembentukan kelompok relawan tingkat wilayah ini dapat dirampungkan secara menyeluruh di seluruh kecamatan pada tahun ini. “Walaupun BMKG menyampaikan bahwa kemarau kita akan cukup panjang sampai akhir tahun ini, tapi kesiapsiagaan tentunya kita sudah melaksanakan,” tutupnya.(*)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit