Aklamasi dalam Musprov VII, Amal Jayabaya Kembali Pimpin Kadin Banten
LEBAK - Mochamad Azzari Jayabaya atau Amal Jayabaya secara aklamasi kembali terpilih sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Banten untuk periode 2026-2031. Keputusan tersebut karena Amal Jayabaya menjadi satu-satunya kandidat dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-VII Kadin Banten yang dilaksanakan di Hotel Grand Keisha, Kabupaten Lebak, Selasa (3/11/2026).
Pada periode kedua, Amal menjanjikan membawa sejumlah agenda strategis dan juga program. Salah satu fokus utama yang akan diperkuat adalah mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu berkembang dan naik kelas.
Ia menegaskan, peningkatan kapasitas UMKM tidak boleh berhenti sebatas wacana. Kadin Banten, kata dia, harus menghadirkan program konkret yang bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh para pelaku usaha. “Ini kali kedua dalam periode saya, terutama periode 2026-2031. Saya ingin menaikkan UMKM naik kelas. Tapi UMKM naik kelas bukan hanya narasi saja, bukan hanya omon-omon, melainkan harus ada bukti nyata,” tegas Amal.
Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi, Komunikasi, dan Pemberdayaan Daerah Kadin Indonesia, Erwin Aksa menyampaikan, apresiasi kepada jajaran pengurus Kadin Banten periode 2021–2026. Ia menyebut Musprov sebagai forum tertinggi di tingkat provinsi untuk memilih ketua periode 2026–2031.
“Provinsi Banten memiliki posisi strategis sebagai salah satu tujuan investasi nasional. Investasi ini harus menggandeng UMKM. Terima kasih atas dukungan Gubernur Banten kepada Kadin. Selamat bermusyawarah, semoga Musprov melahirkan ketua yang amanah,” ucap Erwin.
Sementara, Gubernur Banten, Andra Soni saat menyampaikan sambutan dalam acara tersebut, mengharapkan Kadin Banten dapat berperan lebih nyata di tengah masyarakat dengan memperkuat kemitraan antara usaha besar dan UMKM lokal agar pelaku usaha daerah dapat naik kelas.
Selain itu, Kadin juga diminta mendukung penciptaan lapangan kerja melalui sinergi antara dunia pendidikan dan dunia usaha, seperti lewat program magang dan pendidikan vokasi bagi lulusan sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Upaya ini termasuk mendorong hilirisasi dan perluasan ekspor produk unggulan daerah agar memiliki nilai tambah.
“Saya berpesan agar musyawarah ini dilaksanakan secara demokratis, tertib, dan mengedepankan mufakat. Siapapun yang terpilih, mari kita dukung bersama. Jadikan Kadin Banten sebagai organisasi yang solid, profesional, dan inklusif bagi seluruh pelaku usaha,” pesannya.(*)
Olahraga | 16 jam yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Olahraga | 16 jam yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Selebritis | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu



