MTQ XVII Tangsel Libatkan Penyandang Disabilitas, Wagub Banten Beri Apresiasi
SERPONG – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XVII Tingkat Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berlangsung semarak dengan melibatkan 462 kafilah dari tujuh kecamatan. Tahun ini, penyelenggara juga menghadirkan cabang ekshibisi tartil Al-Qur’an menggunakan bahasa isyarat bagi penyandang disabilitas rungu wicara.
MTQ XVII secara resmi dibuka Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah di Pusat Pemerintahan Kota Tangsel, Jumat (6/11/2026) malam.
Dalam sambutannya, Dimyati menegaskan, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an melalui kebiasaan membaca, memahami, dan mengamalkan kandungannya dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, upaya menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an semakin penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial. Karena itu, minat anak-anak untuk membaca dan mempelajari Al-Qur’an perlu terus ditumbuhkan.
Ia berharap MTQ XVII dapat memperkuat identitas Banten sebagai daerah religius sekaligus membawa keberkahan bagi masyarakat Tangsel.
Dimyati secara khusus mengapresiasi langkah panitia yang menghadirkan ekshibisi tartil Al-Qur’an isyarat bagi penyandang disabilitas rungu wicara.
“Ini luar biasa. Kehadiran cabang ini menjadi bukti bahwa syiar Islam dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali,” ujarnya.
Dimyati juga mengapresiasi perkembangan pembangunan Tangsel sejak berpisah dari Kabupaten Tangerang. Di tengah tantangan efisiensi anggaran, pemerintah kota dinilai mampu mengoptimalkan APBD untuk mendukung pembangunan dan pelayanan masyarakat.
Sementara itu, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyampaikan apresiasi kepada seluruh kafilah yang berpartisipasi. Ia meminta para peserta dari tujuh kecamatan menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Menurut Benyamin, MTQ menjadi bagian penting dari upaya membumikan Al-Qur’an serta memperkuat syiar Islam di Kota Tangsel.
“Melalui MTQ ini, kita berharap dapat melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berintegritas,” katanya.
MTQ XVII Kota Tangsel diikuti 462 kafilah yang berkompetisi dalam 11 cabang lomba di sejumlah lokasi, dengan Pusat Pemerintahan Kota Tangsel sebagai lokasi utama.
Cabang yang dipertandingkan meliputi seni baca, qira’at, hafalan, tafsir, fahm, syarh, dan kaligrafi Al-Qur’an, karya tulis ilmiah Al-Qur’an (KTIQ), hafalan hadis, qiraatul kutub, serta ekshibisi.
Khusus cabang ekshibisi, panitia menghadirkan tiga kategori, yakni tilawah bagi ASN, TNI, Polri, dan instansi vertikal; tartil Al-Qur’an isyarat bagi penyandang disabilitas; serta festival seni Islami.
Olahraga | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 20 jam yang lalu
PORPROV 2026 | 1 hari yang lalu
PORPROV 2026 | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu



