Siap-siap Hadapi Resesi

JAKARTA - Resesi ekonomi tidak hanya memukul negara-negara miskin di Afrika, Asia dan Amerika Latin, tetapi juga mulai dirasakan negara-negara Eropa.
Bahkan dampak awal resesi global telah dirasakan orang-orang kelas bawah di Amerika Serikat. Mereka mulai antre membeli bahan pangan.
Tingginya angka inflasi di Amerika Serikat, yang kini mencapai 9,1 persen mengakibatkan ekonomi rakyatnya terpuruk. Hal serupa terjadi di Eropa.
Perang Rusia-Ukraina telah membuat ekonomi dunia babak belur. Perang tersebut mengakibatkan jalur distribusi pangan, gas alam dan minyak mentah terhambat.
Sekitar 60 negara kini terancam jadi negara gagal. Ekonomi mereka porak poranda diterjang badai krisis pangan dan energi sejak awal April 2022 lalu.
Sulit diprediksi kapan perang Rusia-Ukraina akan berakhir. Semakin lama perang Rusia-Ukraina, semakin banyak negara terancam jadi negara gagal.
Kita berharap, ekonomi Indonesia yang saat ini masih cukup baik bisa dipertahankan. Upaya yang mungkin ditempuh, pertama, kurangi impor barang-barang yang sudah bisa diproduksi di dalam negeri.
Kedua, genjot produksi pangan dan ketiga, pacu lagi ekspor batubara, timah dan minyak sawit. Ini penting untuk menambah devisa.
Kita berharap, cadangan devisa, yang jumlahnya cukup besar, dijaga dengan baik. Terutama dalam mengawal rupiah agar tetap berada pada kurs yang wajar.
Kita juga berharap, ke depan ini pemerintah memberikan bantuan khusus kepada perusahaan yang mengalami kesulitan finansial. Tujuannya, supaya mereka tidak melakukan PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) atau pengurangan jumlah karyawan.
Sudah saatnya pula, pemerintah memperbanyak lagi proyek-proyek padat karya. Ini penting supaya orang-orang yang .han pangan naik, orang miskin tak akan mampu lagi membeli bahan pangan. Untuk itu, perlu ada bantuan khusus dalam bentuk uang tunai.
Pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN dan BUMD sudah saatnya siap-siap menghadapi kemungkinan munculnya dampak buruk resesi ekonomi global ke negeri ini.
Jadi sebenarnya yang paling penting, selama rakyat masih bisa kerja, selama rakyat masih bisa mendapatkan bahan pangan dengan mudah dan harga terjangkau, negeri ini akan mampu menghadapi resesi global. (rm.id)
Nasional | 12 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu