Kebijakan Sertifikat Halal, Para Pedagang di Pondok Aren Buka Suara
PONDOK AREN - Para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan, mengambil sikap yang berbeda-beda terkait kebijakan pemerintah yang bakal mewajibkan setiap produk makanan dan minuman bersertifikat halal.
Wawan, salah satu pedagang, mengaku sudah mendengar kabar terkait adanya rencana kebijakan tersebut. Meski begitu, dirinya belum berminat untuk mengurus sertifikat halal, walaupun proses sertifikasi itu bebas biaya.
"Ya walaupun gratis, saya belum mau mengurusnya. Andai diwajibkan, nyatanya masih banyak yang belum punya sertifikat halal. Saya kira hal begitu nanti paling akan hilang sendiri,” ucap Wawan saat diwawancara, Jumat (22/3/2024).
Bukan tanpa sebab, menurutnya, para pelaku UMKM seperti dirinya belum terlalu membutuhkan sertifikat halal.
“Kalau buat UMKM kecil sekarang kayaknya belum cocok banget, itu pantasnya untuk yang besar," lanjutnya.
Di satu sisi, ada pedagang lain yang justru setuju atau tidak keberatan dengan wacana kebijakan sertifikat halal untuk para pedagang.
Adan, seorang pedagang lainnya, menjelaskan bahwa menurutnya dengan adanya sertifikat halal, produk makanan atau minuman yang dijual juga berarti menjamin mutu kehalalan produk. Sehingga, para pembeli yang memeluk agama Islam tidak ragu lagi.
"Saya kira kalau tidak ribet dan rumit itu akan berjalan baik. Apalagi itu kan untuk menjamin kehalalan," ujar Adan.
Nasional | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu