Reatreat Magelang
Pram Cepat Beradaptasi, Tidur Pulas Bangun Paling Pagi

MAGELANG - Meski datang belakangan, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung langsung cepat beradaptasi dalam acara retreat kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang. Hari pertama mengikuti pembekalan, kepala daerah asal PDIP ini bisa tidur pulas, tapi bangun paling pagi.
Selasa (25/2/2025) pagi, Pramono Anung sudah lebih dulu muncul di lapangan untuk mengikuti apel pagi. Setelannya rapi. Kemeja lengan panjang berwarna putih. Kaca mata bening menghias wajahnya.
Kepada wartawan, Pramono berbagi pengalamannya menginap di Lembah Tidar. Menurut dia, secara umum tak banyak kegiatan berbeda dengan agendanya sehari-hari.
"Saya tidur pules. Jam 11 sudah tidur. Bangun, lalu subuhan seperti biasa," kata Pramono.
Politisi senior PDIP ini mengaku bisa mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan. Sehingga tak kaget dengan suasana baru. Ditambah suasana Lembah Tidar yang sejuk dengan kualitas udara baik. Kata dia, mengikuti retreat seperti rehat sejenak setelah melakukan serangkaian agenda kerja yang padat di Ibu Kota.
"Soalnya kemarin baru masuk kerja, saya sudah langsung gaspol. Bertemu pasukan oranye, pasukan biru, pasukan kuning. Sekarang jadi serasa refreshing," ungkapnya.
Pramono mengaku bisa mengikuti kegiatan dengan baik. Setiap acara bisa hadir dengan tepat waktu. "Saya menikmati sekali. Karena udaranya cerah, materinya bagus, dan secara substansi banyak hal baru," ucapnya.
Meski tiba belakangan, mantan Sekjen PDIP itu mengaku tak tidak ketinggalan materi. Ia mengaku sudah memiliki pengalaman panjang dalam menyusun kebijakan. Apalagi selama sepuluh tahun terakhir, Pramono mengaku ikut menyusun kebijakan di era Presiden Jokowi.
Termasuk materi yang telah disiapkan pemerintah pusat terkait kebijakan efisiensi. “Saya sudah membaca secara keseluruhan materi. Jadi, saya tetap bisa mengikuti dinamika retreat ini dengan baik,” ungkapnya.
Hal senada juga diungkapkan kepala daerah PDIP yang lain, Masinton Pasaribu. Bupati Tapanuli Tengah ini mengaku bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan retreat. Ia juga mengatakan bisa tidur pulas ketika berada dalam tenda retret bersama kader lainnya.
"Saya satu tenda bersama rekan dari Nias Selatan dan Bupati Bondowoso. Jadi kami bertiga satu tenda, bareng-bareng," ucapnya, Selasa (25/2/2025).
Masinton pun mengaku bisa menyerap materi dengan baik dan menerapkannya dalam tata kelola pemerintahan.
Seperti diketahui, Pramono Anung merupakan salah satu kepala daerah dari PDIP yang menunda keikutsertaannya dalam retreat ini. Sebanyak 17 kepala daerah dari PDIP tiba lebih dulu pada Minggu (23/2/2025) malam. Keesokan harinya, Senin (24/2) siang, 19 orang lagi menyusul. Termasuk Pram Anung dan Masinton Pasaribu.
Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian memastikan ada 10 kepala daerah yang tidak menghadiri retreat yang digelar pada 21-28 Februari 2025 di Akmil Magelang. Sebagai gantinya, mereka akan mengikuti orientasi susulan dengan format yang berbeda bersama kepala daerah yang dilantik pasca putusan sidang sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK).
Kata Tito, kepala daerah yang belum mengikuti retreat susulan akan menjalani orientasi di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri di Kalibata, Jakarta.
"Ya kalau nggak mau, kita ikut sertakan untuk gelombang yang kedua nanti. Kan sudah pengumuman ya tanggal 24 (Februari 2025) kemarin (terkait sidang putusan perselisihan Pilkada di MK)," ujar Tito, Selasa (25/2/2025).
Menurut Tito, kepala daerah yang absen akan mengalami kerugian karena orientasi susulan tidak akan sekomprehensif retreat di Magelang. Selain itu, mereka tidak akan mendapatkan materi langsung dari para menteri serta kehilangan kesempatan untuk berjejaring dengan sesama kepala daerah.
Tito melanjutkan, saat ini juga terdapat kepala daerah yang belum dilantik karena ada sengketa Pilkada di daerahnya.
Wamendagri Bima Arya mengungkapkan momen bergabungnya sejumlah kepala daerah PDIP dalam acara retreat di Magelang, Jawa Tengah. "Kami tadi melihat teman-teman yang baru bergabung itu disambut dengan meriah juga oleh yang ada di dalam," kata Bima di Kompleks Akmil, Senin (24/3) malam.
Bima menyebut Pram langsung 'nyetel' dengan aktif berinteraksi dengan para kepala daerah, termasuk pemateri. "Mas Pramono Anung langsung berkumpul bersama para Gubernur, banyak ngobrol, banyak diskusi, cukup aktif, interaksi juga dengan para narasumber. Mas Pram ini memang senior kita," kata Bima.
Mantan Wali Kota Bogor dua periode ini mengaku sangat mengapresiasi bergabungnya Pramono cs ke dalam kegiatan di Akmil ini.
Pram Sudah Lapor Mega
Jubir PDIP Ahmad Basarah mengatakan, kehadiran Pramono bersama kepala daerah lain dari PDIP atas sepengetahuan Megawati. Menurutnya, Megawati juga mengizinkan seluruh kepala daerah dari PDIP untuk mengikuti retreat di Magelang.
"Sudah diketahui dan dilaporkan pada Ibu Ketua Umum. Para kepala daerah dari PDI Perjuangan juga terus melakukan koordinasi dengan DPP PDI Perjuangan hingga saat ini," kata Basarah dalam konfrensi pers di DPP PDIP Jakarta, Selasa (24/2/2025).
Sebelum datang ke retreat, kata dia, Pram juga ditugaskan oleh Mega sebagai koordinator kepala daerah yang berasal dari PDIP. Pramono juga aktif berkomunikasi dengan Kementerian Dalam Negeri saat dinamika instruksi agar kepala daerah dari PDIP menunda pergi ke retret Magelang mencuat.
"Sesuai dengan mandat yang diberikan Ibu Ketua Umun kepada Bapak Pramono Anung," tegas Basarah.
Eks Wakil Ketua MPR ini juga menegaskan, kehadiran kepala daerah dari PDIP di retreat tidak bertentangan dengan instruksi partai. Sebaliknya, justru keikutsertaan kepala daerah dari PDIP hadir Magelang, atas perintah Mega.
"Jadi, perlu kami tegaskan bahwa Ibu Megawati Soekarnoputri dalam instruksi hariannya sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan pada tanggal 20 Februari 2025 tidak pernah melarang kadernya yang terpilih sebagai kepala daerah untuk ikut acara retreat," pungkasnya.
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 8 jam yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu