Indonesia Siap Jadi Ancaman Serius bagi Tuan Rumah di Malaysia Open 2026
JAKARTA – Pebulu tangkis Indonesia kembali menjadi sorotan menjelang Malaysia Open 2026, turnamen pembuka kalender bulu tangkis dunia musim ini. Konsistensi performa, deretan prestasi, serta rekam jejak pertemuan membuat skuad Merah Putih dinilai sebagai ancaman paling nyata bagi ambisi tuan rumah.
Pengakuan tersebut datang langsung dari pasangan ganda putra andalan Malaysia, Man Wei Chong/Kai Wun Tee. Duet peringkat lima dunia itu menilai sektor ganda putra Indonesia sebagai lawan terberat yang berpotensi menggagalkan target Malaysia meraih hasil maksimal di Axiata Arena, Kuala Lumpur, pada 6–11 Januari 2026.
“Kami sudah beberapa kali kalah dari pasangan Indonesia. Gaya permainan kami sebenarnya mirip, tetapi mereka lebih konsisten dan jarang melakukan kesalahan di momen krusial,” ujar Wei Chong, dikutip dari New Straits Times, Minggu (5/1).
Indonesia datang ke Malaysia Open 2026 dengan komposisi ganda putra yang solid dan berimbang. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri diandalkan dari sisi pengalaman dan stabilitas permainan. Di sisi lain, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani siap menjadi kuda hitam berbahaya, sementara pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin terus menunjukkan tren performa menanjak.
Rekam jejak pertemuan turut memperkuat kewaspadaan kubu Malaysia. Man Wei Chong/Kai Wun Tee tercatat harus mengakui keunggulan Sabar/Reza di SEA Games 2025 dan BWF World Tour Finals 2025. Mereka juga kembali tersandung saat menghadapi Raymond/Joaquin pada Australia Open 2025, turnamen yang menandai kebangkitan pasangan muda Indonesia tersebut.
Serangkaian hasil itu menegaskan citra Indonesia sebagai kekuatan dominan di sektor ganda putra, tidak hanya di kawasan Asia Tenggara, tetapi juga di level dunia. Dalam daftar peringkat BWF terbaru, Indonesia menempatkan beberapa pasangan di papan atas, bersaing ketat dengan Malaysia, Korea Selatan, China, dan Denmark.
Meski hasil undian menempatkan Man Wei Chong/Kai Wun Tee di jalur berbeda dengan wakil Indonesia pada babak awal, potensi pertemuan di fase lanjutan tetap terbuka lebar. Situasi ini membuat sektor ganda putra kembali menjadi kunci persaingan di Malaysia Open 2026, sekaligus penentu peluang tuan rumah membendung dominasi Indonesia.
Di sisi lain, ganda putra Indonesia diprediksi tidak akan lengah. Persaingan ketat sejak babak awal, termasuk potensi menghadapi pasangan top dunia dari Eropa dan Asia Timur, menuntut fokus serta kesiapan maksimal. Namun, dengan modal konsistensi dan kepercayaan diri tinggi, Merah Putih memiliki peluang besar untuk melangkah jauh dan kembali menorehkan prestasi.
Malaysia Open 2026 pun menjadi panggung penting bagi ganda putra Indonesia untuk menegaskan statusnya sebagai salah satu kekuatan utama dunia. Jika mampu menjaga performa dan mental bertanding, ancaman yang diakui para rival berpeluang berbuah hasil nyata bagi Indonesia di awal musim 2026.
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu



