TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Kembali Menelan Korban, Jam Masuk Tandon Ciater Bakal Diperketat

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Senin, 05 Januari 2026 | 12:34 WIB
Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan memperketat pengawasan dan jam masuk kawasan Tandon Ciater, Senin (5/1/2026). (Ist)
Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan memperketat pengawasan dan jam masuk kawasan Tandon Ciater, Senin (5/1/2026). (Ist)

CIPUTAT — Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan memperketat pengawasan dan jam masuk kawasan Tandon Ciater menyusul insiden tewasnya seorang wanita akibat tenggelam di lokasi tersebut, Senin (5/1) dini hari.

 

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Tangsel, Robbi Cahyadi, menegaskan bahwa kawasan tandon sejatinya bukan untuk aktivitas warga, khususnya di badan air.

 

“Sebenarnya kami sudah memasang rambu dan papan nama larangan untuk beraktivitas di tandon, seperti dilarang masuk ke air, berenang, maupun memancing,” kata Robbi, Senin (5/1).

 

Ia menjelaskan, larangan tersebut diberlakukan karena kondisi tandon yang berbahaya. Kedalaman air di Tandon Ciater rata-rata di atas dua meter, bahkan di beberapa titik mencapai empat hingga lima meter, dengan dasar yang berlumpur.

 

“Ini sangat berisiko. Selain dalam, dasar tandon juga berlumpur. Jam operasional tandon juga sudah jelas dan sudah ditentukan,” ujarnya.

 

Robbi menyampaikan duka cita atas peristiwa tragis yang terjadi. Ia memastikan ke depan pengawasan akan diperketat, terutama bagi warga yang mencoba masuk di luar jam operasional.

 

“Kami turut berduka atas kejadian semalam. Ke depan akan kami perketat orang yang masuk di luar jam operasional, dan akan kami tambah lampu-lampu penerangan agar lebih aman,” jelasnya.

 

Menurut Robbi, saat ini akses masuk ke kawasan tandon hanya melalui satu pintu. Pintu gerbang tersebut secara rutin ditutup pada malam hari.

 

“Pintu masuk cuma satu. Pintu gerbangnya ditutup kalau sudah malam, biasanya sejak magrib sudah ditutup,” tegasnya.

 

Sebelumnya diberitakan, seorang wanita berinisial ELN (38) ditemukan tewas tenggelam di Tandon Ciater, Kota Tangerang Selatan, Senin (5/1) sekitar pukul 00.15 WIB. Korban diketahui datang ke lokasi bersama seorang pria yang diduga kekasihnya sekitar pukul 00.00 WIB.

 

Tak lama setelah tiba, keduanya terlibat cekcok. Diduga akibat perselisihan tersebut, korban berlari dan menceburkan diri ke dalam tandon. Pria yang bersamanya sempat berupaya memberikan pertolongan, namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Komentar:
Perkim
Dinkes
ePaper Edisi 20 Februari 2026
Berita Populer
01
Muhammadiyah Puasa Hari Ini, Pemerintah Besok

Nasional | 2 hari yang lalu

02
Enam Jenis Tempat Hiburan Tutup Selama Ramadan

TangselCity | 2 hari yang lalu

03
Dua Warga Tangerang Tewas Di Pandeglang

Pos Banten | 2 hari yang lalu

04
Andika & Gunawan Beri Pesan Untuk Ketua Terpilih

Pos Banten | 2 hari yang lalu

05
Polres Sosialisasi Tertib Lalu Lintas Di Pool Bus

TangselCity | 2 hari yang lalu

06
SIM Keliling Tangerang Kota Rabu 18 Februari 2026

Pos Tangerang | 2 hari yang lalu

07
Puncak Gunung

Opini | 2 hari yang lalu

GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit