Warga Kalapa Cagak Minta Gubernur Kucurkan Program Bang Andra
Supaya Tak Bebahaya Dilintasi Dibangun Swadaya
PANDEGLANG - Sudah puluhan tahun jalan utama penghubung tiga kecamatan, yakni Kecamatan Sobang, Sukaresmi dan Kecamatan Angsana, mengalami rusak parah. Namun tak kunjung mendapatkan perhatian dari pemerintah, baik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.
Maka dari itulah, warga Kampung Kalapa Cagak, Desa Teluklada, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, meminta tolong kepada Gubernur Banten agar mengucurkan program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra).
Bahkan, supaya jalan tersebut bisa dilintasi untuk beraktivitas sehari-hari, warga bukan hanya rela mengeluarkan uang iuran, namun hingga mengeluarkan tenaga bergotong royong membangun jalan tersebut.
Salah seorang warga Taryana mengatakan, jalan yang saat ini dilakukan perbaikan oleh warga merupakan jalan utama untuk melakukan aktivitas perekonomian dan pendidikan, kesehatan, terutama aktivitas pertanian. Karena warga di wilayahnya mayoritas para petani.
“Alhamdulillah, dari kemarin (Minggu) hingga saat ini walau hujan deras tak menyurutkan warga bergotong royong memperbaiki jalan. Apalagi ini akses utama kami dalam beraktivitas pendidikan, tan dan lainnya sehari-hari,” kata Taryana, Senin (12/1).
Menurutnya, jalan di wilayahnya itu seperti tak bertuan. Sebab sudah puluhan tahun tak pernah mendapatkan perhatian baik dari Pemkab Pandeglang maupun Pemprov Banten.
“Ini jalan galau, karena dihimpit 4 desa dari 3 kecamatan, sehingga sudah puluhan tahun tidak mendapatkan perhatian untuk dibangun. Akibatnya, petani sering terjatuh, anak-anak yang sekolah terjatuh, mobil amblas dan banyak kendaraan roda dua terjatuh,” keluhnya.
Namun dia menilai, menjaga dan merawat jalan adalah tanggungjawab bersama semua unsur, dan sebagai warganegara yang baik seluruh warga Kalapa Cagak telah melakukan swadaya gotong royong dan coba untuk memperbaiki jalan.
“Alhamdulillah berkat hasil semangat dari warga melakukan swadaya, dan didukung berbagai pihak, dapat mengumpulkan batu scrop sebanyak 20 mobil. Sehingga kami bisa melakukan pengerasan jalan ini,” ungkapnya.
Atas kondisi yang memprihatinkan tersebut, dia bersama warga lainnya meminta kepada Gubernur Banten agar memperhatikan jalan tersebut, melalui program Bang Andra.
“Maka dari itu kami memohon kepada Bapak Gubernur Banten Andra Soni, supaya mengucurkan program Bang Andra ke jalan di wilayah kami. Kami sangat berharap besar,” pungkasnya.
Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Teluklada, Kecamatan Sobang, Ubid Subroto menegaskan, masyarakat sangat menginginkan jalan di wilayahnya bagus. Maka dari itulah, warga rela mengeluarkan biaya dan tenaga agar bisa melakukan pengerasan.
“Ini kegiatan partisipasi masyarakat khususnya warga Kalapa Cagak yang haus dengan jalan bagus. Maka saya berharap ada program Bang Andra, Pak Gubernur Banten tolong kami disini (Kalapa Cagak,red) sangat perlu sekali sarana transportasi,” katanya.
Menurutnya, wilayahnya itu penghasil pertanian padi yang sangat besar. Namun infrastrukturnya tak pernah mendapatkan perhatian baik dari Pemkab Pandeglang maupun Pemprov Banten.
“Ini penyangga pertanian, khususnya di Kampung Kalapa Cagak bisa dikatakan lumbung padi di Kabupaten Pandeglang. Makanya perlu adanya dukungan sarana infrastruktur yang layak,” harapannya.
Dikatakannya lagi, supaya jalan di wilayahnya tersebut mendapatkan perhatian langsung dari Gubernur Banten Andra Soni. Karena satu-satunya ujar dia, harapan besar ada di Gubernur Banten.
“Kami mengharap sekali dengan program Bang Andra dari Gubernur Banten. Ini juga partisipasi masyarakat sangat antusias sekali menginginkan jalannya bagus,” tandasnya.
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pendidikan | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu


