Dibalik Jeruji Besi Warga Lapas Rangkasbitung Khataman Al-Qur’an
Selama Bulan Ramadan
LEBAK - Suasana Ramadan menghadirkan nuansa berbeda di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Di balik jeruji besi, ratusan warga binaan telah melakukan kegiatan khataman Al-Qur'an.
Setiap harinya, puluhan warga binaan tampak khusyuk mengikuti tadarus Al-Qur’an dalam program One Day One Juz yang digelar di Masjid Jami At-Taubah di dalam lingkungan lapas. Program ini menargetkan setiap peserta mampu mengkhatamkan Al-Qur’an selama bulan Ramadan.
Tak hanya bagi yang sudah lancar membaca, pihak lapas juga membuka kelas Iqro bagi warga binaan yang masih belajar dasar membaca huruf hijaiyah. Mereka dibimbing oleh sesama warga binaan yang berperan sebagai guru ngaji. Target jelas, memberantas buta huruf Al-Qur'an di dalam lapas.
Salah satu warga binaan, Alvian Arief Munawar, mengaku kegiatan tersebut membawa perubahan besar dalam kesehariannya.
“Program ini membuat kami lebih disiplin dan punya target ibadah yang jelas. Rasanya waktu di dalam lapas jadi lebih bermanfaat,” kata Alvian, Selasa (24/2).
Dia mengungkapkan, ada 12 warga binaan yang secara khusus ditargetkan membaca lima juz per hari, secara berkelompok.
“Kalau dikumpulkan, dalam sehari kami bisa dua kali khatam Al-Qur’an secara bersama-sama, biasanya dilakukan pada malam hari,” katanya.
Menurutnya, tantangan terbesar bukan hanya menyelesaikan target bacaan, tetapi menjaga konsistensi dan keikhlasan selama menjalankannya.
Sementara, Kepala Lapas Kelas III Rangkasbitung, Muarif Khakim, menyebut antusiasme warga binaan di luar perkiraan.
“Selama Ramadan, peningkatan partisipasi warga binaan dalam kegiatan keagamaan sangat signifikan. Mereka tidak hanya tadarus, tetapi juga mengikuti tausiah dan menyaksikan pemutaran video tentang sejarah serta kebudayaan Islam,” jelasnya.
Saat ini, Lapas Kelas III Rangkasbitung menampung 298 warga binaan dari berbagai kasus. Muarif berharap program pembinaan keagamaan tersebut mampu membentuk pribadi yang lebih baik dan memperkuat keimanan para warga binaan.
“Kami ingin mereka kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih bertanggung jawab, dengan bekal nilai-nilai agama yang kuat,” tandasnya.
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
RAMADAN | 2 hari yang lalu
Nasional | 23 jam yang lalu




