TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Bank Sampah Gemaripah Dorong Pengelolaan Sampah Mandiri di Villa Dago Pamulang

Reporter: Irma Permata Sari
Editor: Irma Permata Sari selected
Sabtu, 17 Januari 2026 | 17:40 WIB
Warga Cluster Maribaya, Vila Dago Pamulang, melalui Bank Sampah Gemaripah. (tangselpos.id/irm)
Warga Cluster Maribaya, Vila Dago Pamulang, melalui Bank Sampah Gemaripah. (tangselpos.id/irm)

PAMULANG — Persoalan sampah di Kota Tangerang Selatan mendorong munculnya inisiatif pengelolaan berbasis lingkungan. Salah satunya dilakukan warga Cluster Maribaya, Vila Dago Pamulang, melalui Bank Sampah Gemaripah, yang mendapat dukungan Anggota DPRD Fraksi PKB Kota Tangerang Selatan, Muthmainnah.

 

Ketua RT 04/20 Yonas Eka Putra menyampaikan bahwa Bank Sampah Gemaripah kembali aktif sejak enam bulan terakhir setelah sempat vakum saat pandemi Covid-19. Saat ini, partisipasi warga baru sekitar 35 persen dari total 150 kepala keluarga.

 

“Di wilayah kami ada sekitar 150 KK, tapi yang aktif di bank sampah baru sekitar 35 persen. Ke depan kami ingin sampah di lingkungan ini bisa ditangani secara mandiri, baik organik maupun nonorganik,” ujar Yonas atau yang sering dipanggil Opa Yo ini.

 

Ia menjelaskan, sampah nonorganik dikelola melalui bank sampah, sementara sampah organik diolah menggunakan komposter agar dapat dimanfaatkan menjadi pupuk organik. Program tersebut diawali melalui pilot project, dengan target dalam satu tahun wilayah ini tidak lagi bergantung pada pengangkutan sampah ke luar kawasan.

 

Sebagai bentuk dukungan konkret, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan telah menyalurkan 10 unit tong komposter untuk mendukung pengolahan sampah organik di Bank Sampah Gemaripah. Bantuan tersebut menjadi langkah awal dalam mewujudkan kemandirian pengelolaan sampah di lingkungan permukiman.

 

Sementara itu, Ketua RW 20 ,Karyadi  menuturkan bahwa kegiatan di Bank Sampah Gemaripah difokuskan pada edukasi pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir berbasis komunitas.

 

“Pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah tangga. Perubahan perilaku warga tidak bisa dipaksakan, tetapi didorong melalui penyediaan fasilitas dan sistem yang memudahkan,” katanya.

 

Anggota DPRD Tangsel Muthmainnah yang juga Ketua Fraksi PKB ini mengapresiasi inisiatif warga yang mendorong pengelolaan sampah mandiri di lingkungan permukiman.

 

“Saya mengapresiasi langkah warga yang berinisiatif mengelola sampahnya sendiri. Aspirasi ini tentu akan kami kawal dan dorong, agar pengelolaan sampah mandiri di tingkat lingkungan bisa mendapat dukungan kebijakan dan berkelanjutan,” ujar Muthmainnah yang juga Ketua DPC PKB Tangsel ini.

 

Pengurus Bank Sampah Gemaripah singkatan dari Gerakan Maribaya Bersih Sampah sendiri dikomandoi oleh Andre sebagai Ketua, Rama sebagai Sekretaris dan Ning sebagai Bendahara.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit