TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Lorenzo Dukung Bagnaia: Hasil 2025 Tak Cerminkan Kualitas Sebenarnya

Reporter: Farhan
Editor: AY
Senin, 16 Februari 2026 | 06:36 WIB
Pembalap MotoGP dari Tim Ducati Francesco Bagnaia. Foto ,: Ist
Pembalap MotoGP dari Tim Ducati Francesco Bagnaia. Foto ,: Ist

ITALIA - Tekanan besar mengiringi langkah Francesco Bagnaia jelang MotoGP 2026. Performa kurang meyakinkan bersama Ducati pada musim 2025 membuat statusnya sebagai penantang gelar mulai dipertanyakan.

 

Bagnaia menutup musim lalu dengan hanya dua kemenangan dan harus puas finis di posisi kelima klasemen akhir. Situasi tersebut kian kontras setelah rekan setim barunya, Marc Marquez, tampil dominan dengan torehan 11 kemenangan Grand Prix sekaligus mengunci gelar dunia ketujuhnya.

 

Perbedaan performa itu memicu spekulasi soal masa depan Bagnaia di tim pabrikan Ducati. Nama Pedro Acosta bahkan disebut-sebut sebagai kandidat kuat pengganti jika situasi tak kunjung membaik.

 

Di tengah derasnya sorotan, legenda MotoGP Jorge Lorenzo memilih mengambil sikap berbeda. Ia menilai publik terlalu cepat menarik kesimpulan terhadap penurunan performa Bagnaia.

“Pecco masih seorang juara. Dia pembalap yang luar biasa, sangat cepat, sangat berbakat, dan sangat presisi,” ujar Lorenzo saat ditemui dalam tes pramusim di Sirkuit Sepang, seperti dikutip dari Crash.

 

“Hasil tahun lalu tidak mencerminkan apa yang sebenarnya dia mampu lakukan,” imbuhnya.

 

Menurut Lorenzo, masalah utama Bagnaia pada musim lalu lebih bersifat teknis ketimbang soal mental atau kemampuan individu. Ia menyoroti hilangnya feeling di bagian depan motor, yang belakangan dikaitkan dengan penggunaan perangkat pengatur ketinggian perjalanan belakang pada motor GP25.

 

Di level MotoGP, Lorenzo menegaskan, detail sekecil apa pun bisa membawa dampak besar terhadap performa pembalap. Ia bahkan membandingkan situasi Bagnaia dengan pengalamannya sendiri saat membela Yamaha pada 2014, ketika perubahan regulasi membuat karakter motor berubah drastis dan memengaruhi hasil balapan di awal musim.

 

“Di kejuaraan ini, setiap detail sangat penting. Dari luar mungkin terlihat tidak banyak berubah, tetapi bagi pembalap itu bisa mengubah segalanya,” katanya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit