TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Jadwal Imsak
Dewan Pers

Muslim Rusia Gelar Bukber di Masjid Istiqlal, Hangatkan Persahabatan Jakarta–Moskow

Reporter: Farhan
Editor: AY
Senin, 16 Maret 2026 | 10:09 WIB
Muslim Rusia saat bukber di Masjid Istiqal. Foto : Ist
Muslim Rusia saat bukber di Masjid Istiqal. Foto : Ist

JAKARTA – Ribuan jemaah menghadiri acara buka puasa bersama yang digelar Spiritual Assembly of Muslims of Russia di Masjid Istiqlal, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 4.000 orang ini menjadi momentum mempererat persahabatan antara Indonesia dan Rusia.

 

Acara tersebut merupakan kali pertama organisasi Muslim Rusia menggelar iftar bersama di masjid terbesar di Indonesia, bekerja sama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia. Menjelang azan magrib, pelataran masjid dipenuhi jemaah yang duduk berjajar menanti waktu berbuka dalam suasana Ramadan yang hangat.

 

Hadir dalam kegiatan itu antara lain Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov, Perwakilan Spiritual Assembly of Muslims of Russia untuk Indonesia Arip Sultanmagomedov, serta Staf Khusus Menteri Agama Gugun Gumilar.

 

Tolchenov mengatakan, kegiatan iftar tersebut bukan sekadar makan bersama, melainkan simbol persahabatan antara masyarakat Indonesia dan Rusia. Ia berharap kedua negara dapat terus menjadi contoh kehidupan masyarakat yang multireligius dan damai.

 

Sementara itu, Sultanmagomedov yang berasal dari Dagestan, Rusia, menyebut jumlah Muslim di negaranya diperkirakan mencapai 20–25 juta orang. Beberapa wilayah bahkan mayoritas Muslim, seperti Chechnya, Tatarstan, Bashkortostan, dan Ingushetia.

 

Ia menambahkan, suasana Ramadan di Rusia juga meriah dengan banyaknya kegiatan buka puasa bersama di masjid maupun komunitas. Setelah berbuka, masjid biasanya tetap ramai hingga dini hari karena banyak jemaah yang beriktikaf hingga sahur.

 

Staf Khusus Menteri Agama Gugun Gumilar menilai kegiatan ini sebagai bentuk diplomasi budaya berbasis agama yang memperkuat hubungan kedua negara, yang telah terjalin sejak era Presiden pertama RI, Soekarno. Menurutnya, kerja sama komunitas Muslim Indonesia dan Rusia juga terus berkembang, termasuk melalui pertukaran pelajar dan pengiriman imam.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit