Bukber “Pulang Kampus” Satukan Alumni dan Aktivis UIN Jakarta Lintas Generasi
CIPUTAT TIMUR – Ratusan alumni dan aktivis organisasi kemahasiswaan lintas generasi berkumpul dalam kegiatan buka puasa bersama bertajuk “Pulang Kampus” yang digelar komunitas Sanjoboyz Ciputat di Hall Student Center Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Minggu (15/3).
Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi bagi para alumni serta aktivis organisasi intra dan ekstra kampus yang pernah berproses di lingkungan UIN Jakarta.
Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar dalam sambutannya mengajak seluruh alumni dan civitas akademika untuk terus menjaga kebersamaan serta membesarkan kampus sebagai rumah bersama bagi lahirnya generasi bangsa.
“UIN Jakarta ini milik kita bersama. Mari kita cintai rumah kita, kita jaga dan kita bantu agar kampus ini terus menjadi tempat tumbuh kembang generasi bangsa,” ujarnya.
Rektor asal Menes, Pandeglang tersebut juga mendorong para alumni untuk tetap menjaga komunikasi dan memperkuat kolaborasi dengan kampus demi kemajuan bersama.
Ia menegaskan, pihak kampus terbuka terhadap berbagai masukan dari para alumni sebagai bagian dari upaya pengembangan universitas ke depan.
“Jangan sungkan untuk berdialog dan berkomunikasi. UIN Jakarta ini rumah kita bersama,” tegasnya.
Menurutnya, banyak tokoh nasional lahir dari rahim UIN Jakarta dan kini berkiprah di berbagai bidang profesi. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen kampus untuk terus memperkuat persatuan dan menjaga dinamika intelektual yang selama ini tumbuh di Ciputat.
“Dinamika Ciputat harus kita pertahankan. Jangan menjadi pemecah, tetapi justru menjadi perekat yang memperkuat kebersamaan,” katanya.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Umum Ikatan Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dr. Tb Ace Hasan Syadzily yang turut berbagi pengalaman semasa aktif dalam organisasi kemahasiswaan.
Alumni angkatan 1994 itu mengenang masa-masa aktivismenya ketika UIN Jakarta masih berstatus Institut Agama Islam Negeri (IAIN). Ia mengaku banyak belajar tentang kepemimpinan dan organisasi sejak aktif di berbagai lembaga kemahasiswaan.
“Proses saya dimulai dari Himpunan Mahasiswa Jurusan, kemudian Senat Mahasiswa Fakultas hingga akhirnya menjadi Ketua Senat Mahasiswa Universitas,” ujarnya.
Selain aktif di organisasi intra kampus, Ace juga terlibat dalam Forum Mahasiswa Ciputat (FORMACI), yang saat itu menjadi ruang diskusi bagi mahasiswa untuk membahas berbagai isu pemikiran Islam, filsafat hingga ilmu sosial.
“Di Ciputat diskusi pemikiran sangat hidup. Banyak gagasan besar lahir dari ruang-ruang diskusi mahasiswa,” tuturnya.
Ia juga mengenang dinamika gerakan mahasiswa pada pertengahan 1990-an menjelang reformasi. Saat itu, bersama sejumlah aktivis kampus, ia ikut mendirikan Lembaga Studi Aksi dan Demokrasi Indonesia (LSADI) serta membangun jejaring gerakan mahasiswa dengan berbagai kampus di Indonesia.
“Kami membangun jaringan dengan berbagai kelompok diskusi mahasiswa di kampus lain seperti di ITB dan UGM,” katanya.
Ace juga mengingat peran mahasiswa UIN Jakarta dalam gerakan reformasi 1998. Bahkan menurutnya, mahasiswa dari Ciputat menjadi salah satu kelompok yang pertama kali datang ke Gedung DPR RI untuk menyuarakan tuntutan reformasi.
“Saya ingat betul, waktu itu Prof. Azyumardi Azra membantu mencarikan dana sehingga 22 bus mahasiswa UIN Jakarta bisa berangkat ke DPR,” kenangnya.
Sementara itu, perwakilan komunitas Sanjoboyz yang juga dosen Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta, Dr. Rahmat Hidayatullah mengatakan kegiatan “Pulang Kampus” diharapkan menjadi ruang silaturahmi sekaligus forum diskusi bagi alumni dan mahasiswa lintas generasi.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah pertemuan berbagai latar belakang organisasi, profesi, hingga ideologi yang pernah berproses di lingkungan kampus UIN Jakarta.
“Ini bukan sekadar ajang nostalgia, tetapi ruang bertukar gagasan dan pengalaman antara alumni dan mahasiswa untuk membangun masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Acara buka puasa bersama itu juga diisi dengan mimbar bebas yang menghadirkan perwakilan dari berbagai organisasi kemahasiswaan seperti HMI, PMII, IMM, aktivis perempuan, perwakilan unit kegiatan mahasiswa, pengusaha hingga budayawan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri ratusan alumni UIN Jakarta yang pernah aktif di berbagai organisasi kemahasiswaan, baik intra maupun ekstra kampus. Mereka berasal dari berbagai generasi dan latar belakang profesi yang kini berkiprah di berbagai bidang.
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu







