Rapat Musrenbang Belum Usai, Sejumlah Kepala OPD di Pandeglang Pilih Kabur
PANDEGLANG - Rapat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran (TA) 2027, di Aula Pendopo Negara Pandeglang, Senin (30/3/2026), yang sedianya dihadiri oleh para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), namun usai Bupati Raden Dewi Setiani membuka rapat, tidak sedikit Kepala OPD yang meninggalkan lokasi.
Pantauan wartawan, sekitar pukul 10.20 WIB, sejumlah Kepala OPD meninggalkan lokasi rapat sesaat setelah Bupati Dewi Setiani didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Asep Rahmat, membuka dan meninggalkan acara. Para pejabat eselon II ini terlihat keluar ruang rapat untuk merokok dan tidak sedikit yang tidak kembali ke ruang rapat setelah merokok.
Kepala OPD yang yang terpantau kabur, yakni menjabat di OPD Dinas Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK), Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigran (Disnaker), Dinas Pendapatan (Dispenda), Dirut RSUD Berkah Pandeglang, Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP), Perkim, Inspektur Inspektorat, Dinas Perhubungan (Dishub).
Sedangkan, Kepala OPD yang bertahan, Kepala Disparbud, Kepala DLH, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD), Kepala Dinkes, Kepala Diskomsantik, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), dan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) selaku penanggung jawab acara. Selain itu tak sedikit Camat dan Sekretaris Dinas ikut-ikutan minggat dari acara tersebut.
Penutupan sekitar pukul 12.32 oleh Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, kursi semakin banyak yang kosong dan bahkan mendominasi diisi oleh jajaran atau pegawai Bappeda dibanding dari OPD lainnya.
Menanggapi hal itu, Kepala Bappeda Pandeglang, Sutoto menyatakan, para Kepala OPD yang pergi sebelum acara selesai dianggap tetap hadir karena sudah mengisi daftar hadir. “Untuk OPD-ODP yang tadi (minggat, red), pada pembukaan sebenarnya hadir lengkap ya. Tadi harapannya sih sebenarnya ketika beliau-beliau ini Kepala OPD keluar itu ada pengganti. Tapi tadi mungkin ada keperluan lain, ya tetap kita anggap hadir karena ada didaftar catatan hadir di kita,” kilahnya.
Menurutnya, proses Musrenbang panjang dan tahapannya dapat diselesaikan dengan baik. Kata dia, musrenbang terdapat tiga tahap yakni mulai dari tingkat desa, kecamatan dan kabupaten. Kemudian untuk di tingkat kabupaten ada tiga tahapan, yakni konsultasi publik, rapat koordinasi bidang forum lintas perangkat daerah dan sidang kelompok dipimpin langsung oleh para Asisten Daerah.
“Sehingga hari ini sebenarnya hanya mengukuhkan, menetapkan dan menyepakati. Inikan hanya ending di berita acara, semangatnya di awal pada pembukaan itu. Bupati hadir itu semangatnya. Idealnya begitu ya (sampai tuntas, red), kita fleksibel lah menyikapi,” kilahnya.(*)
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu


