TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Dewan Pers

Bupati Hasbi Sebut Mantan Napi, Wabup Amir Murka

Suasana Halal Bihalal Mendadak Tegang

Reporter: Nipal
Editor: Redaksi
Selasa, 31 Maret 2026 | 09:15 WIB
Bupati-Wabup Lebak, Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya-Amir Hamzah, sedang memimpin Apel Bersama Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), di Terminal Sunan Kalijaga, beberapa waktu lalu.
Bupati-Wabup Lebak, Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya-Amir Hamzah, sedang memimpin Apel Bersama Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), di Terminal Sunan Kalijaga, beberapa waktu lalu.

LEBAK - Acara halal bihalal bersama seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, di Pendopo Bupati Lebak, Senin (30/3), suasananya mendadak jadi tegang oleh perilaku adu mulut atau pernyataan antara Bupati Lebak Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya dengan Wakil Bupati (Wabup) Lebak Amir Hamzah.

 

Ketegangan itu gegara dipicu pernyataan Bupati Hasbi dalam sambutannya yang menyinggung latar belakang pribadi Wabup Amir. Dalam pidatonya, Hasbi menyebut Wabup Amir sebagai mantan narapidana yang dinilai beruntung dapat menjabat sebagai Wakil Bupati.

 

Hal itulah yang membuat Wabup Amir murka (marah besar) dan sakit hati, terlebih sindiran yang diucapkan Bupati Hasbi bukan kali pertama, namun hal itu yang kedua kalinya.

 

Ketegangan pun dapat diredam oleh pegawai, hingga Wabup Amir digandeng oleh kedua pegawai untuk meninggalkan acara halal bihalal tersebut.

 

Wabup Amir mengungkapkan, bahwa dirinya disebut mantan narapidana oleh Bupati Lebak, sudah dua kali. “Ini kedua kalinya. Di beberapa dinas sering, ngomong kasar tidak layak lah,” kata Wabup Amir kepada awak media di ruang kerjanya.

 

Orang nomor dua di Lebak itu menilai, bahwa pernyataan tersebut bukan intonasi. “Itu mah bukan intonasi, beda lah, ini sering menghina orang. Tapi ini mah penghinaan pribadi,” katanya.

 

Amir mengaku, sakit hati tidak hanya dirasakan oleh dirinya, melainkan istri dan anak-anaknya juga. Bahkan, kata Amir, istrinya pun sudah tidak ingin aktif berkegiatan di lingkungan Pemkab Lebak. 

 

“Yang namanya seorang istri mendengar langsung sakit hati lah. Istri saya mah sudah tidak ingin aktif lagi lah,” katanya lagi.

 

Meski begitu, Amir menyatakan akan terus mengabdikan dirinya untuk masyarakat Lebak. “Saya akan kerja terus ya untuk masyarakat, biarkan Bupati menghina begitu, yang penting saya mengerjakan masalah yang tidak dikerjakan oleh Bupati,” pungkasnya.

 

Sementara, Bupati Hasbi Jayabaya mengaku, bahwa pernyataan tersebut disampaikan dikarenakan dirinya memberikan apresiasi kepada Amir Hamzah, yang pernah mendapatkan apresiasi dari Indo Posko mantan warga binaan yang berprestasi menjadi Wakil Bupati. 

 

“Artinya, Pak Amir mendapatkan penghargaan dari Indopos, sebagai warga binaan berprestasi terpilih jadi Wakil Bupati,” kilahnya.

 

Menurut Hasbi, setiap orang punya harapan hidup setelah menjadi warga binaan. “Karena masih banyak yang setelah keluar, kepercayaan dirinya masih dimiliki, takdir itu bisa dikalahkan dengan ikhtiar dan doa,” tandasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit