Harga Minyak Turun Usai Selat Hormuz Dibuka
JAKARTA - Harga minyak dunia turun tajam setelah Iran mengumumkan pembukaan kembali Selat Hormuz bagi kapal komersial selama masa gencatan senjata. Harga minyak mentah Brent sempat merosot dari 98 dolar AS menjadi 88 dolar AS per barel.
Selat Hormuz merupakan jalur vital yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas dunia. Sebelumnya, penutupan jalur ini akibat konflik AS–Israel dengan Iran membuat harga minyak melonjak hingga di atas 100 dolar AS per barel.
Meski pasar merespons positif—ditandai dengan penguatan indeks saham global—pelaku industri pelayaran masih bersikap hati-hati. Risiko keamanan, termasuk potensi ranjau laut, dinilai belum sepenuhnya jelas.
Sejumlah organisasi maritim dan perusahaan tanker memilih menunggu kepastian keamanan sebelum kembali melintasi jalur tersebut. Pasalnya, gangguan sebelumnya telah memicu kenaikan harga energi, bahan bakar, hingga pupuk yang berdampak pada harga pangan.
Para analis menilai, meski pembukaan ini memberi harapan, pemulihan rantai pasok global tetap membutuhkan waktu.
Olahraga | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu


