TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

BPIP Undang Mantan Presiden, Mungkinkah Mega-SBY-Jokowi Duduk Satu Meja?

Reporter & Editor : AY
Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:05 WIB
Mantan Presiden diundang BPIP pada Uparaca peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026, Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Joko Widodo (Jokowi). Foto : Ist
Mantan Presiden diundang BPIP pada Uparaca peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026, Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Joko Widodo (Jokowi). Foto : Ist

JAKARTA – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengundang seluruh mantan Presiden dan Wakil Presiden RI untuk menghadiri peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026. Publik pun menanti kemungkinan hadirnya tiga tokoh bangsa, Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Joko Widodo (Jokowi), dalam satu forum yang sama.


Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini akan dipusatkan di Lapangan Gedung Pancasila, Jakarta. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertindak sebagai inspektur upacara, didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta jajaran Kabinet Merah Putih.


Sekretaris Utama BPIP Tonny Agung Arifianto mengatakan, undangan telah disampaikan kepada seluruh mantan Presiden dan Wakil Presiden sebagai bagian dari upaya memperkuat semangat gotong royong dan persatuan nasional.


"Semua Presiden maupun Wakil Presiden tentu kami undang. Ini bagian dari membangun kolaborasi dan kebersamaan dalam semangat Pancasila," ujar Tonny di Kantor BPIP, Jakarta, Jumat (29/5/2026).


Meski demikian, BPIP belum dapat memastikan siapa saja tokoh yang akan hadir. Konfirmasi kehadiran masih menunggu jawaban dari masing-masing pihak.


Dari kubu PDI Perjuangan, Juru Bicara PDIP Aryo Seno Bagaskoro menyatakan pihaknya masih memeriksa apakah undangan tersebut telah diterima Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Menurutnya, keputusan hadir atau tidak akan disesuaikan dengan agenda Megawati yang pada bulan Juni juga memiliki sejumlah kegiatan dalam rangka Bulan Bung Karno.

 

Sementara itu, Ketua Badan Riset dan Inovasi Strategis (BRAINS) Partai Demokrat Ahmad Khoirul Umam menyebut Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono telah memiliki agenda internal di Bandung pada 1 Juni. Namun, kemungkinan perubahan jadwal masih terbuka.


Di sisi lain, ajudan Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah, mengaku belum menerima undangan resmi dari BPIP sehingga belum dapat memastikan kehadiran Jokowi dalam acara tersebut.


Kepala BPIP Yudian Wahyudi menjelaskan, peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia". Tema ini menegaskan pentingnya nilai-nilai Pancasila sebagai perekat persatuan nasional sekaligus kontribusi Indonesia dalam mewujudkan perdamaian global.


Puncak peringatan akan digelar pada Senin, 1 Juni 2026 pukul 10.00 WIB di Lapangan Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta. Selain Presiden Prabowo sebagai inspektur upacara, sejumlah pimpinan lembaga negara juga mendapat tugas dalam prosesi kenegaraan tersebut.


Kini perhatian publik tertuju pada satu pertanyaan besar: apakah momen Hari Lahir Pancasila 2026 akan menghadirkan pertemuan langka antara Megawati, SBY, dan Jokowi dalam satu panggung kebangsaan?

 

 

 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit