TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Jemaah Mulai Masuk Asrama Besok, Penyelenggaraan Haji 2026 Ditargetkan Aman dan Lancar

Reporter & Editor : AY
Senin, 20 April 2026 | 09:45 WIB
Asrama Pondok Gede. Foto : Ist
Asrama Pondok Gede. Foto : Ist

JAKARTA - Penyelenggaraan ibadah haji 2026 resmi dimulai. Mulai Selasa (21/4/2026), jemaah dari berbagai daerah akan memasuki asrama haji sebagai tahap awal sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.

 

Sesuai jadwal pemerintah, kedatangan jemaah ke asrama dilakukan secara bertahap. Selama berada di asrama, jemaah tidak hanya beristirahat, tetapi juga menjalani sejumlah proses penting. Mulai dari pemeriksaan akhir dokumen, pengecekan kesehatan, pembagian gelang identitas dan uang saku, hingga manasik terakhir.

 

Seluruh tahapan ini menjadi penentu kesiapan jemaah sebelum keberangkatan. Pemberangkatan sendiri dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama berlangsung pada 22 April hingga 6 Mei 2026 dengan tujuan Madinah, sedangkan gelombang kedua pada 7 hingga 21 Mei 2026 melalui Jeddah.

 

Puncak ibadah haji diperkirakan berlangsung pada 26 Mei 2026 saat wukuf di Arafah, yang kemudian dilanjutkan dengan Idul Adha dan hari tasyrik hingga 29 Mei 2026.

Pemulangan jemaah dijadwalkan berlangsung secara bertahap mulai 1 Juni hingga awal Juli 2026.

 

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Harun Al Rasyid, memastikan persiapan penyelenggaraan haji hampir rampung. Saat ini, fokus diarahkan pada pemberangkatan petugas haji yang akan bersiaga di Arab Saudi.

 

Ia juga memastikan kesiapan Asrama Haji Pondok Gede, termasuk seluruh fasilitas yang telah siap digunakan dan dalam kondisi bersih.

 

“Kami berupaya semaksimal mungkin agar pelayanan tahun ini lebih baik, baik di dalam negeri maupun saat jemaah berada di Arab Saudi,” ujarnya.

 

Pemerintah terus mematangkan persiapan melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Dalam rapat koordinasi di Kantor Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, berbagai aspek dibahas, mulai dari layanan jemaah, mitigasi risiko kesehatan, hingga pengetatan istithaah sebagai syarat keberangkatan.

 

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan bahwa kualitas layanan menjadi prioritas utama. Ia memastikan seluruh aspek pelayanan telah dipersiapkan secara matang, mulai dari embarkasi di dalam negeri, transportasi udara, hingga layanan di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

 

Sejumlah langkah strategis juga diperkuat, seperti mitigasi risiko keamanan, penyesuaian rute penerbangan untuk menghindari wilayah konflik, pengetatan standar kesehatan, serta peningkatan layanan bagi jemaah lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan.

 

Di tengah dinamika geopolitik kawasan Timur Tengah, pemerintah menegaskan bahwa seluruh tahapan tetap berjalan sesuai rencana. Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa keselamatan jemaah merupakan prioritas utama dalam setiap skenario penyelenggaraan haji.

 

Pemerintah memastikan pengamanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari keberangkatan dari Indonesia, selama berada di Tanah Suci, hingga proses pemulangan ke Tanah Air.

“Persiapan layanan haji tahun ini hampir mencapai 100 persen. Kami memastikan jemaah mendapatkan layanan yang aman, nyaman, dan terstandar sejak keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air,” tegas Irfan.

 

Di sisi lain, pakar hubungan internasional dari President University, Teuku Rezasyah, mengakui adanya kekhawatiran di kalangan calon jemaah terkait situasi di Timur Tengah. Meski demikian, ia menilai pemerintah perlu terus berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi untuk memastikan kepastian penyelenggaraan haji.

 

Menurutnya, selama tidak ada pembatalan resmi dari pihak Arab Saudi, pemerintah tetap dapat memberangkatkan jemaah melalui rute penerbangan yang telah disesuaikan.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga rasa aman dan kepercayaan masyarakat di tengah situasi global yang dinamis.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit