Niat Selamatkan Kapal, Nelayan Hilang Di Laut Muara Binuangeun
Tim SAR Masih Melakukan Pencarian
LEBAK - Nasib nahas menimpa salah seorang nelayan, Agus (43) asal Kampung Kanaga, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak. Berawal niat menyelamatkan kapalnya yang lepas terbawa arus ombak laut Muara Binuangeun, namun korban tiba-tiba hilang, Selasa (21/4).
Dari hari pertama hingga hari kedua (Rabu, 22/4), dilakukan pencarian oleh tim SAR Gabungan, korban belum dapat ditemukan.
Salah seorang nelayan, Mufti mengungkapkan, kejadian bermula sekitar pukul 07.18 WIB, saat korban bersama rekannya, Johari, pergi mencari ikan menggunakan kapal di perairan Muara Binuangeun.
“Nah, setibanya di lokasi, kapal mereka disandarkan di bagan. Namun, cuaca buruk menyebabkan tali kapal putus dan kapal terbawa arus. Korban Agus berinisiatif berenang untuk mengejar kapal yang hanyut, namun korban hilang terbawa arus,” jelas Mufti, Rabu (22/4).
Kasubsie Operasi dan Siaga Basarnas Banten, Rizky Dwianto, membenarkan kejadian tersebut. Bahkan katanya, dari hari Selasa hingga saat ini pihaknya masih melakukan pencarian terhadap nelayan yang hilang tersebut.
“Menindaklanjuti laporan tersebut, dari kemarin (Selasa,red) Tim Rescue dari Unit Siaga SAR Lebak diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian, dan berkoordinasi dengan pihak keluarga korban,” katanya.
Dia menjelaskan, lokasi kejadian berada di perairan Pantai Bagedur, Muara Binuangeun, Kabupaten Lebak, Banten, dengan koordinat 06°53.155' S - 106°00.684' E. “Berdasarkan SAR Map Prediction dengan total area pencarian seluas 854 nautical mile persegi, yang difokuskan pada wilayah perairan,” katanya.
Dia mengungkapkan, operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur SAR, di antaranya Unit Siaga SAR Lebak sebanyak 6 personel, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten 4 personel, Polair Binuangeun 1 personel, TNI AL Binuangeun 1 personel, serta nelayan setempat sebanyak 3 orang.
“Adapun peralatan yang dikerahkan dalam operasi ini meliputi Rescue Car USS Lebak, Rescue Car Kantor SAR Banten, Rubber Boat Basarnas, perahu nelayan, peralatan medis, peralatan komunikasi, peralatan keselamatan air, drone thermal, serta peralatan pendukung lainnya,” katanya lagi.
Dia memastikan, tim SAR Gabungan terus berupaya melakukan pencarian secara optimal dan berharap korban dapat segera ditemukan. Ditegaskannya, operasi SAR akan terus dilanjutkan dengan evaluasi berkala sesuai perkembangan di lapangan.
“Hingga laporan ini disampaikan, korban masih dalam pencarian. Cuaca di lokasi kejadian dilaporkan dalam kondisi berawan. Tim SAR terus berupaya maksimal untuk menemukan korban,” tandasnya.
TangselCity | 3 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
TangselCity | 22 jam yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Nasional | 21 jam yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu



