Aston Villa Juara UEFA Europa League 2025/2026, Bungkam SC Freiburg 3-0 di Final
INGGRIS — Aston Villa menorehkan sejarah manis di pentas Eropa usai keluar sebagai juara UEFA Europa League musim 2025/2026. Tim asal Premier League tersebut tampil dominan dan menaklukkan SC Freiburg dengan skor telak 3-0 pada partai final yang digelar di Stadion Tupras, Kamis (21/5) dini hari WIB.
Pasukan asuhan Unai Emery langsung tampil menekan sejak menit awal. Permainan agresif Villa membuat Freiburg kesulitan mengembangkan permainan sepanjang pertandingan.
Peluang pertama hadir pada menit ketiga melalui Morgan Rogers. Namun, upayanya masih mampu diamankan kiper Freiburg, Noah Atubolu.
Freiburg sempat mencoba membalas lewat Nicolas Höfler, tetapi lini belakang Villa yang dipimpin Emiliano Martínez tampil disiplin dan sulit ditembus.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-41. Berawal dari sepak pojok pendek, Rogers mengirim umpan silang akurat yang disambar Youri Tielemans dengan tendangan voli keras ke sudut kiri bawah gawang.
Villa kemudian menggandakan keunggulan tepat sebelum turun minum. Emiliano Buendía mencetak gol cantik lewat sepakan melengkung ke pojok kiri atas gawang setelah menerima umpan dari John McGinn di tepi kotak penalti.
Memasuki babak kedua, Aston Villa tetap tampil dominan. Freiburg terus berada di bawah tekanan dan kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
Gol ketiga akhirnya lahir pada menit ke-58. Morgan Rogers mencatatkan namanya di papan skor usai menyambar umpan silang rendah Buendia dan menaklukkan Atubolu di tiang dekat.
Villa sebenarnya masih memiliki sejumlah peluang untuk menambah gol. Sundulan Amadou Onana sempat membentur tiang, sementara Buendia nyaris mencetak gol kedua sebelum sepakannya hanya mengenai jaring samping.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Freiburg gagal memperkecil ketertinggalan. Aston Villa pun memastikan kemenangan meyakinkan 3-0 sekaligus mengakhiri penantian panjang mereka untuk kembali meraih trofi besar.
Gelar ini menjadi trofi Eropa pertama Aston Villa sejak menjuarai Piala Champions pada 1982. Bagi Unai Emery, keberhasilan tersebut semakin menegaskan reputasinya sebagai “raja” Liga Europa dengan koleksi lima gelar sepanjang karier kepelatihannya.
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
TangselCity | 11 jam yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu


