TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

BMKG: Mayoritas Wilayah Indonesia Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini

Reporter: Farhan
Editor: AY
Senin, 01 Juni 2026 | 10:03 WIB
Ilustrasi hujan. Foto : Ist
Ilustrasi hujan. Foto : Ist

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga lebat pada Senin (1/6/2026). Sejumlah daerah juga berisiko mengalami petir dan angin kencang.


Prakirawan BMKG, W Annisa L, menjelaskan bahwa kondisi tersebut dipengaruhi oleh adanya daerah konvergensi yang memanjang di sejumlah wilayah, mulai dari Laut Natuna Utara hingga Laut China Selatan, Sumatera Utara, Jambi, Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, hingga Papua.
“Fenomena ini berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sepanjang wilayah yang dilalui konvergensi maupun konfluensi,” ujar Annisa.


BMKG memprakirakan hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di Serang, Bandung, Banjarmasin, Ternate, Ambon, dan Nabire.


Sementara itu, hujan ringan hingga sedang diperkirakan mengguyur Banda Aceh, Medan, Tanjung Pinang, Tanjung Selor, Samarinda, Palangkaraya, Mamuju, Palu, Gorontalo, Manado, Sorong, Manokwari, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke.


Adapun sejumlah kota besar lainnya diprakirakan hanya mengalami cuaca berawan, antara lain Pekanbaru, Jambi, Pangkal Pinang, Palembang, Bandar Lampung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Pontianak, Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, dan Kendari.


Selain itu, BMKG juga mengingatkan adanya potensi gelombang tinggi hingga empat meter di beberapa wilayah perairan Indonesia pada periode 30 Mei hingga 2 Juni 2026. Kondisi tersebut dinilai dapat membahayakan keselamatan pelayaran.


Direktur Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo, mengimbau operator kapal, nakhoda, dan nelayan untuk memperhatikan batas aman operasional serta terus memantau perkembangan cuaca sebelum beraktivitas di laut.


“Masyarakat, terutama nelayan dan pengguna transportasi laut, diharapkan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan gelombang tinggi,” kata Eko.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit