TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Solidaritas Indonesia untuk Palestina Mengalir Lewat Dam Jemaah Haji

Oleh: M. Rusmadi RM
Editor: AY
Jumat, 05 Juni 2026 | 11:18 WIB
Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, secara simbolis menyerahkan paket daging dam (hadyu) jemaah haji Indonesia kepada rakyat Palestina saat berkunjung ke Kantor Perwakilan Negara Palestina di Jeddah, Arab Saudi. Foto : Ist
Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, secara simbolis menyerahkan paket daging dam (hadyu) jemaah haji Indonesia kepada rakyat Palestina saat berkunjung ke Kantor Perwakilan Negara Palestina di Jeddah, Arab Saudi. Foto : Ist

JEDDAH – Pemerintah Indonesia kembali menunjukkan komitmennya terhadap perjuangan kemanusiaan rakyat Palestina. Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, secara simbolis menyerahkan paket daging dam (hadyu) jemaah haji Indonesia kepada rakyat Palestina saat berkunjung ke Kantor Perwakilan Negara Palestina di Jeddah, Arab Saudi, Rabu (3/6).


Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat sosial ibadah haji sekaligus wujud nyata solidaritas Indonesia terhadap rakyat Palestina yang masih menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan.


Rombongan Wamenhaj diterima langsung oleh Konsul Jenderal Palestina di Jeddah, Ehab Medhat Al-Kishawi, bersama jajaran konsulat. Pertemuan juga dihadiri sejumlah pejabat Kementerian Haji dan Umrah RI serta Staf Teknis Urusan Haji di Jeddah.


Dahnil menjelaskan, penyaluran daging dam kepada rakyat Palestina merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar manfaat ibadah haji tidak hanya dirasakan para jemaah, tetapi juga memberi dampak kemanusiaan yang lebih luas.


"Presiden Prabowo memiliki perhatian besar terhadap kondisi rakyat Palestina. Karena itu, pemerintah berupaya agar manfaat dam jemaah haji Indonesia dapat membantu saudara-saudara kita di Palestina melalui koordinasi dengan Pemerintah Arab Saudi dan program Adahi," ujar Dahnil.


Menurutnya, ibadah haji tidak hanya memiliki dimensi spiritual, tetapi juga mengandung nilai sosial yang kuat, seperti kepedulian, solidaritas, dan semangat berbagi kepada sesama.


"Haji mengajarkan ketakwaan, pengorbanan, dan kepedulian. Karena itu, kami ingin memastikan dam jemaah Indonesia tidak hanya sah secara syariat, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan," tegasnya.


Dahnil menambahkan, Kementerian Haji dan Umrah RI terus mendorong pengelolaan dam yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel sebagai bagian dari transformasi penyelenggaraan haji. Melalui sistem yang terintegrasi, distribusi manfaat dam diharapkan semakin tepat sasaran dan dapat dipantau dengan baik.

 

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Arab Saudi dan pengelola program Adahi yang telah mendukung proses pengelolaan serta distribusi dam secara profesional.


Sementara itu, Konsul Jenderal Palestina di Jeddah, Ehab Medhat Al-Kishawi, menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia, Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Haji dan Umrah RI, Pemerintah Arab Saudi, serta seluruh jemaah haji Indonesia atas dukungan yang diberikan kepada rakyat Palestina.


"Bantuan ini bukan hanya bernilai material, tetapi juga menjadi simbol persaudaraan yang tulus antara rakyat Indonesia dan rakyat Palestina. Dukungan seperti ini memiliki arti yang sangat besar bagi masyarakat Palestina," katanya.


Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan eratnya hubungan persahabatan Indonesia dan Palestina yang telah terjalin selama puluhan tahun.


Penyerahan simbolis paket daging dam tersebut menjadi bukti bahwa penyelenggaraan ibadah haji tidak hanya berorientasi pada keberhasilan pelaksanaan ritual, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat sosial bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk mereka yang berada di wilayah konflik.


Data Kementerian Haji dan Umrah RI per 2 Juni 2026 mencatat sebanyak 195.326 jemaah telah menyelesaikan pembayaran dam. Dari jumlah tersebut, 135.367 jemaah membayar melalui program Adahi, 53.506 jemaah memilih menunaikannya di Tanah Air, dan 6.453 jemaah melaksanakan dam melalui puasa sesuai ketentuan syariat. Sementara itu, jumlah jemaah yang berhaji dengan skema ifrad tercatat sebanyak 4.084 orang.


Melalui pengelolaan dam yang semakin tertata dan terintegrasi, Pemerintah Indonesia berharap manfaat ibadah haji dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat sekaligus memperkuat peran Indonesia dalam misi kemanusiaan global.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit