TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Terjadi 10 Kasus Kebakaran Selama Musim Kemarau, Damkar Imbau Warga Jangan Bakar Sampah Sembarangan

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Selasa, 21 Juli 2026 | 19:38 WIB
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel, Ahmad Dohiri. Foto : Ist
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel, Ahmad Dohiri. Foto : Ist

CIPUTAT — Musim kemarau mulai berdampak pada meningkatnya kasus kebakaran akibat pembakaran sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Tangsel mencatat sedikitnya 10 kejadian kebakaran yang dipicu aktivitas membakar sampah secara sembarangan sejak Juni hingga Juli 2026.


Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel, Ahmad Dohiri, mengatakan kebakaran akibat pembakaran sampah menjadi salah satu penyebab yang cukup dominan selama musim kemarau.


"Dari 66 kejadian saat ini, selain korsleting yang banyak juga akibat kebakaran sampah," ujar Adam, sapaan akrabnya, kepada Tangsel Pos, Selasa (21/7).


Ia menjelaskan, sebagian besar kebakaran sampah tidak sampai merambat ke bangunan. Namun, terdapat satu kasus yang menyebabkan api membesar hingga menghanguskan bangunan.


"Tidak banyak yang merembet ke bangunan. Yang merambat cuma satu. Jadi ketika membakar sampah lalu ditinggal, ada angin, akhirnya api menyambar bangunan," ungkapnya.


Menurut Adam, selama periode musim kemarau, tepatnya sejak Juni hingga pertengahan Juli, pihaknya memperkirakan telah menangani sekitar 10 kejadian kebakaran yang dipicu pembakaran sampah.


"Ada sekitar 10 kejadian pembakaran sampah," katanya.


Kasus tersebut terjadi di berbagai wilayah di Tangsel. Karena itu, Damkar telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memperkuat langkah pencegahan.


"Saya sudah komunikasi dengan LH. Ini kan ranahnya LH sama BPBD. Kalau tindakan hukumnya oleh Satpol PP. Kami tugasnya sebagai eksekutor pemadaman, tapi tetap melaporkan agar dilakukan tindak lanjut," jelasnya.


Adam juga mendorong pemerintah wilayah hingga tingkat kelurahan untuk lebih aktif mengedukasi masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan, terutama di tengah kondisi cuaca yang kering.


"Saya minta wilayah ikut mengawasi warganya dan memberikan edukasi agar tidak membakar sampah. Kalau perlu dibuat surat edaran melalui masing-masing kelurahan," tegasnya.
Ia menambahkan, kebakaran umumnya terjadi di lahan kosong yang dijadikan lokasi pembuangan sampah liar maupun area yang dipenuhi alang-alang kering.


"Ada di lahan kosong tempat buang sampah, ada juga di alang-alang. Kadang karena ingin cepat membersihkan lahan, rumputnya dibakar. Akhirnya api menyebar ke mana-mana," pungkasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit