Raih TKA Tertinggi, 503 Siswa SMPN 8 Tangsel Siap Menjemput Masa Depan
Momen Panggung Apresiasi Jadi Kenangan Tak Terlupakan
SETU — Suasana haru, bangga, dan bahagia mewarnai kegiatan Apresiasi Prestasi Murid Kelas IX SMP Negeri 8 Kota Tangerang Selatan Tahun Ajaran 2025/2026 Angkatan ke-38 yang digelar di lingkungan sekolah, Sabtu (6/6).
Kegiatan yang berlangsung khidmat itu menjadi panggung apresiasi atas berbagai pencapaian siswa selama tiga tahun menempuh pendidikan. Di balik kemeriahan acara, tersimpan pula momen emosional yang meninggalkan kesan mendalam bagi para siswa, orang tua, maupun guru.
Berbagai penampilan siswa turut memeriahkan acara yang mengusung nuansa budaya Palembang. Namun, prosesi sungkem kepada orang tua menjadi salah satu momen paling menyentuh. Ratusan siswa tampak memeluk dan mencium tangan ayah serta ibu mereka sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan terima kasih atas perjuangan, doa, serta dukungan yang diberikan selama ini.
Tak sedikit orang tua yang menitikkan air mata saat menyaksikan putra-putri mereka menyampaikan rasa syukur dan permohonan maaf. Suasana haru kembali terasa saat sekolah secara simbolis menyerahkan para siswa kepada orang tua untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Kepala UPTD SMPN 8 Kota Tangerang Selatan, Muslih, mengatakan kegiatan Apresiasi Prestasi Murid tahun ini terlaksana atas inisiatif para orang tua siswa. Seluruh proses perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan dilakukan oleh orang tua dengan dukungan sekolah.
"Hari ini adalah kegiatan Apresiasi Prestasi Murid Kelas IX SMP Negeri 8 Kota Tangerang Selatan Tahun Ajaran 2025/2026 Angkatan ke-38. Alhamdulillah kegiatan ini terlaksana atas inisiatif para orang tua siswa," ujar Muslih.
Menurutnya, sejak awal tahun ajaran sekolah telah melakukan penjaringan aspirasi kepada orang tua melalui angket terbuka terkait bentuk kegiatan yang akan dilaksanakan. Hasilnya, para orang tua sepakat menggelar kegiatan apresiasi bagi siswa dengan menyesuaikan ketentuan terbaru dari Dinas Pendidikan.
"Ini merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya dari sekolah kepada para orang tua siswa. Sekolah tidak pernah membatasi bentuk kegiatan yang akan dilaksanakan," katanya.
Di balik momen penuh kenangan tersebut, SMPN 8 Tangsel juga mencatatkan prestasi akademik membanggakan. Berdasarkan data prestasi yang terkurasi melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, SMPN 8 menempati peringkat pertama kategori SMP negeri berprestasi se-Kota Tangerang Selatan.

Tak hanya itu, sekolah tersebut juga berhasil meraih peringkat pertama hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP negeri se-Kota Tangerang Selatan.
"Alhamdulillah untuk sekolah negeri kami berada di posisi pertama. Nilai tertinggi Matematika mencapai 96,67 dan diraih tiga siswa. Sedangkan untuk Bahasa Indonesia terdapat tiga siswa yang memperoleh nilai sempurna 100," ungkap Muslih.
Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi para lulusan untuk terus berprestasi di jenjang pendidikan berikutnya.
Muslih juga berpesan agar para siswa menjaga nama baik almamater dan tidak berhenti pada keberhasilan yang diraih hari ini.
"Keberhasilan hari ini bukan titik akhir. Jangan berhenti sampai di sini. Lanjutkan untuk meraih prestasi-prestasi berikutnya yang lebih tinggi," pesannya.
Sementara itu, Ketua Panitia Apresiasi Prestasi Murid, Eka Elviasari, menjelaskan bahwa tema budaya Palembang dipilih sebagai bentuk penghargaan terhadap keberagaman budaya Nusantara yang setiap tahun diangkat dalam kegiatan siswa kelas IX.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang digelar di gedung, tahun ini kegiatan dilaksanakan di lingkungan sekolah mengikuti arahan Dinas Pendidikan. Menurut Eka, suasana sekolah justru menghadirkan nuansa yang lebih hangat dan kekeluargaan.
"Harapannya prestasi anak-anak semakin meningkat, meraih masa depan yang gemilang, dan menjadi pribadi yang lebih sukses dari hari ini," tuturnya.
Perwakilan siswa Angkatan ke-38, Naufal Alvaro, menyampaikan rasa terima kasih kepada para guru dan orang tua yang telah mendampingi perjalanan mereka selama tiga tahun terakhir.

Dalam pidatonya, Naufal mengenang masa-masa awal ketika dirinya dan teman-temannya datang sebagai siswa baru yang masih canggung. Kini, mereka harus berpisah setelah tumbuh dan belajar bersama dalam berbagai suka dan duka.
"Rasanya baru kemarin kami datang sebagai siswa baru yang masih canggung dan malu-malu. Namun hari ini, kami telah tumbuh bersama membawa begitu banyak kenangan yang tidak akan pernah terlupakan," ujarnya.
Menurut Naufal, sekolah bukan hanya tempat mempelajari mata pelajaran, tetapi juga ruang untuk belajar tentang perjuangan, tanggung jawab, kerja sama, dan arti sebuah kebersamaan.
"Di sinilah kami menemukan sahabat, pengalaman baru, serta berbagai cerita yang suatu hari nanti pasti akan kami rindukan," katanya.
Di hadapan ratusan siswa dan orang tua, Naufal juga menyampaikan apresiasi kepada para guru yang selama ini sabar membimbing para siswa hingga menyelesaikan pendidikan di SMPN 8 Tangsel.
"Mungkin selama tiga tahun ini kami pernah membuat Bapak dan Ibu Guru kecewa. Namun di balik semua itu, Bapak dan Ibu Guru tetap membimbing kami dengan penuh kesabaran. Semua nasihat, perhatian, dan ilmu yang telah diberikan akan selalu kami ingat," tuturnya.
Naufal mengajak seluruh teman-temannya untuk terus berjuang meraih cita-cita serta menjaga nama baik almamater di mana pun berada.
"Jangan pernah takut gagal, karena setiap proses adalah bagian dari perjalanan menuju kesuksesan. Ke mana pun nanti kita pergi, jangan pernah lupa menjaga nama baik SMPN 8 Kota Tangerang Selatan," pesannya.
Menutup pidatonya, Naufal membagikan pesan yang selalu diingatnya dari sang ayah.
"Hidup ini laksana kapal di lautan. Terkadang ombak menerjang, terkadang badai menghadang. Namun dengan tekad yang kuat dan tujuan yang jelas, kita akan tetap mampu berlayar menuju pantai harapan," ucapnya yang disambut tepuk tangan para hadirin.
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 11 jam yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 1 hari yang lalu
Ekonomi Bisnis | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu


