MI Assadatuddarain Lepas Siswa & Wisuda Tahfidz Angkatan 3
PAMULANG-Madrasah Ibtidaiyah (MI) Assaadatuddarain I Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar pelepasan siswa kelas VI sekaligus wisuda tahfidz angkatan ke-3, di Pamulang Barat, Rabu (10/6). Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri pengurus yayasan, tenaga pendidik, orang tua siswa, serta para wisudawan yang tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Momen pelepasan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan kelulusan, tetapi juga sarana refleksi atas perjalanan pendidikan yang telah ditempuh para siswa selama enam tahun terakhir.
Ketua Yayasan Daarul Hikmah, KH Hariyadi mengajak seluruh siswa untuk terus menjaga semangat belajar dan menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal menghadapi masa depan. “Seluruh siswa patut diapresiasi. Enam tahun bukan waktu singkat. Ilmu yang diperoleh harus menjadi pijakan untuk menatap masa depan yang lebih baik dan penuh keberkahan,” ujarnya.
Ia menegaskan, bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam membuka peluang dan membentuk masa depan generasi muda. Namun menurutnya, keberhasilan akademik harus berjalan beriringan dengan penguatan karakter dan nilai-nilai keagamaan.
Hariyadi menilai, tantangan yang dihadapi anak-anak saat ini jauh lebih kompleks dibandingkan generasi sebelumnya, terutama dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi digital.
Menurutnya, kemudahan akses informasi dapat menjadi peluang besar untuk menambah wawasan, tetapi juga dapat menimbulkan dampak negatif apabila tidak disikapi secara bijaksana. “Anak-anak sekarang hidup di era keterbukaan informasi. Mereka harus punya kemampuan menyaring. Tidak semua yang datang dari media sosial itu baik dan layak diikuti,” katanya.
Ia mengingatkan, pentingnya kemampuan literasi digital agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan maupun konten yang bertentangan dengan nilai-nilai positif.
Hariyadi menekankan, bahwa pemahaman agama harus menjadi landasan utama dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai keagamaan, menurutnya, merupakan benteng moral yang mampu menjaga generasi muda dari berbagai pengaruh buruk.
“Pegang teguh nilai agama. Itu yang akan menjadi benteng ketika menghadapi berbagai godaan yang datang tanpa batas melalui teknologi,” tegasnya.
Selain menjadi seremoni kelulusan, wisuda tahfidz yang digelar juga menjadi bentuk penghargaan atas kesungguhan para siswa dalam menghafal Al-Qur’an. Capaian tersebut diharapkan dapat terus dijaga dan ditingkatkan pada jenjang pendidikan berikutnya.
Pihak yayasan berharap para lulusan MI Assaadatuddarain I Pamulang tidak hanya tumbuh menjadi generasi yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, akhlak mulia, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
TangselCity | 3 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 12 jam yang lalu
Ekonomi Bisnis | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu


