Neymar Siap Comeback, Ancelotti Buka Peluang Tampil Lawan Skotlandia di Piala Dunia 2026
AS – Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, memastikan Neymar telah pulih dari cedera dan kembali masuk dalam skuad untuk menghadapi Skotlandia pada laga terakhir Grup C Piala Dunia 2026, Kamis (25/6).
Sebelumnya, pemain bernomor punggung 10 itu harus absen pada dua pertandingan awal karena mengalami masalah pada betis. Kini kondisi Neymar dinyatakan membaik dan siap kembali memperkuat Selecao.
Kehadiran sang bintang menjadi tambahan energi bagi Brasil yang tengah memburu hasil maksimal demi memastikan posisi teratas klasemen grup.
Ancelotti mengungkapkan bahwa Neymar menunjukkan perkembangan positif selama masa pemulihan dan tampil meyakinkan dalam sesi latihan beberapa hari terakhir.
“Neymar tersedia. Dia berlatih dengan baik sepanjang pekan dan mempersiapkan pertandingan dengan sangat serius. Kami senang melihatnya kembali bersama tim,” ujar Ancelotti.
Meski demikian, pelatih asal Italia tersebut belum memastikan apakah Neymar akan langsung dimainkan sejak menit awal atau diberi waktu bermain secara bertahap.
Laga melawan Skotlandia diperkirakan menjadi penampilan perdana Neymar bersama tim nasional setelah terakhir kali membela Brasil pada Oktober 2023 sebelum mengalami cedera lutut yang cukup panjang.
Ancelotti menilai pengalaman dan kualitas Neymar tetap menjadi aset penting bagi Brasil, bukan hanya di lapangan tetapi juga di ruang ganti.
“Dia dalam kondisi baik dan bekerja sangat serius selama proses pemulihan. Bahkan ketika tidak bermain, pengaruh dan pengalamannya tetap membantu pemain-pemain muda,” kata Ancelotti.
Brasil berharap kembalinya Neymar dapat menambah kreativitas dan ketajaman tim jelang memasuki fase gugur Piala Dunia 2026.
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu




