Pondok Pucung Perkuat Kader Dasawisma Usai Lolos Nominasi PKK Tingkat Banten
PONDOK AREN – Kelurahan Pondok Pucung terus memperkuat kapasitas kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) melalui pelatihan Dasawisma yang digelar, Rabu (1/7). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas kinerja kader setelah Kelurahan Pondok Pucung berhasil masuk nominasi Lomba 10 Program Pokok PKK tingkat Provinsi Banten.
Sebanyak 50 kader Dasawisma mengikuti pelatihan tersebut dengan antusias. Mereka mendapatkan pembekalan mengenai peran, fungsi, hingga penguatan kapasitas sebagai ujung tombak pelaksanaan program PKK di lingkungan masyarakat.
Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan DP3AP2KB Kota Tangsel, Mercy Apriyanti, mengatakan pelatihan tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan melalui Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Pondok Pucung yang kemudian direalisasikan pada tahun ini.
"Pelatihan ini merupakan langkah strategis sekaligus wujud komitmen kami untuk meningkatkan kapasitas kader di tingkat akar rumput. Alhamdulillah, usulan dari Musrenbang Kelurahan bisa terealisasi dan menjadi penyemangat bagi kader PKK untuk terus berkembang, terlebih setelah Pondok Pucung berhasil menjadi nominasi Lomba 10 Program Pokok PKK tingkat Provinsi Banten," ujar Mercy.
Menurutnya, Dasawisma memiliki peran yang sangat penting karena menjadi unit terkecil dalam gerakan PKK yang membina sekitar 10 hingga 20 kepala keluarga. Keberadaan kader Dasawisma dinilai menjadi garda terdepan dalam mendukung berbagai program pemerintah, mulai dari pendataan keluarga, kesehatan, ketahanan pangan hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Dasawisma merupakan mata, telinga, sekaligus perpanjangan tangan pemerintah di tingkat lingkungan. Karena itu kapasitas para kader harus terus diperkuat agar mampu menjalankan tugasnya secara optimal dan menjadi motor penggerak program-program pemberdayaan keluarga," jelasnya.

Selama pelatihan berlangsung, para peserta tampak aktif mengikuti materi yang disampaikan narasumber. Suasana diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dan berbagi pengalaman terkait pelaksanaan tugas Dasawisma di lingkungan masing-masing.
Lurah Pondok Pucung, Murdih, berharap pelatihan tersebut mampu memperkuat peran kader dalam mendukung pembangunan berbasis keluarga. Menurutnya, keluarga merupakan fondasi utama dalam mewujudkan masyarakat yang maju dan sejahtera.
"Pelatihan Dasawisma merupakan ikhtiar untuk memperkuat peran keluarga sebagai fondasi pembangunan masyarakat. Melalui peningkatan kapasitas para kader, kami berharap Dasawisma mampu menjadi penggerak di lingkungannya, mulai dari pendataan keluarga, peningkatan kesehatan, ketahanan pangan hingga kepedulian sosial," katanya.
Ia menambahkan, perubahan besar selalu diawali dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten di tingkat keluarga. Karena itu, kader Dasawisma diharapkan terus menjaga semangat pengabdian, kebersamaan, dan gotong royong dalam mendukung pembangunan di Kota Tangerang Selatan.
"Kami berharap pelatihan ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga memperkuat semangat pengabdian para kader sehingga mampu mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera, mandiri, dan berdaya," pungkasnya.
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Lifestyle | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu






