TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Bawaslu Tangsel Perkuat Pengawasan Partisipatif Pemilu

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Jumat, 17 Juli 2026 | 07:45 WIB
PENGAWASAN. Bawaslu Tangsel saat melaksanakan kegiatan pendidikan pengawas pastisipatif.
PENGAWASAN. Bawaslu Tangsel saat melaksanakan kegiatan pendidikan pengawas pastisipatif.

SETU-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat pengawasan partisipatif sebagai salah satu upaya menjaga kualitas demokrasi menjelang Pemilu 2029. Salah satunya dengan melangsungkan kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026.

 

 Kegiatan yang digelar di Sekretariat Bawaslu Kota Tangsel, Kamis (16/7), itu mengusung tema "Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat." Program tersebut menjadi wadah untuk meningkatkan kesadaran sekaligus memperluas keterlibatan masyarakat dalam mengawal setiap tahapan pemilu.

 

 Peserta yang mengikuti kegiatan berasal dari berbagai Organisasi Kepemudaan (OKP), organisasi kemasyarakatan (Ormas), akademisi, pemilih pemula, hingga unsur pemangku kepentingan lainnya di Kota Tangsel.

 

 Anggota Bawaslu Kota Tangsel, Apria Roles Saputro menegaskan, bahwa keberhasilan penyelenggaraan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara. Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci untuk menciptakan Pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

 

"Pengawasan partisipatif merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga kualitas demokrasi," ujar Apria.

 

 Ia berharap melalui Pendidikan Pengawas Partisipatif akan lahir kader-kader pengawas dari berbagai kalangan yang memiliki kepedulian, keberanian, dan integritas untuk mengawal proses demokrasi.

 

 "Melalui P2P ini, kami berharap akan lahir dari teman-teman kelak kader yang memiliki kepedulian, keberanian, dan integritas untuk bersama-sama mengawal setiap proses demokrasi," katanya.

 

 Menurut Apria, masyarakat dapat berkontribusi dalam berbagai bentuk pengawasan sesuai kapasitas masing-masing. Yang terpenting, seluruh elemen memiliki tujuan yang sama untuk menjaga kualitas demokrasi.

 

 "Bisa terlibat langsung atau dalam bentuk lain yang tetap dengan satu tujuan agar demokrasi berjalan sesuai dengan prinsip jujur, adil, dan berintegritas," tegasnya.

 

 Melalui kegiatan ini, Bawaslu Tangsel berharap budaya pengawasan partisipatif semakin mengakar di tengah masyarakat sehingga pengawasan terhadap setiap tahapan Pemilu 2029 tidak hanya dilakukan penyelenggara, tetapi juga menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat.(rmn)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit